Pantauan RMOL, saham Adobe Inc. (NASDAQ: ADBE) ditutup di level 266,51 Dolar AS, turun 19,24 Dolar AS dalam sehari. Pada perdagangan setelah jam bursa (after-hours), saham Adobe sempat naik tipis 0,11 persen menjadi 266,80 Dolar AS.
Penurunan tajam ini terjadi setelah Adobe mengumumkan Anil Chakravarthy sebagai CEO baru, yang akan efektif menjabat mulai 1 Desember 2026.
Investor tampaknya belum sepenuhnya yakin pergantian kepemimpinan tersebut dapat menjawab tantangan besar yang dihadapi Adobe. Perusahaan saat ini berada di bawah tekanan untuk membuktikan bahwa perkembangan AI generatif dapat menjadi sumber pertumbuhan, bukan ancaman bagi bisnis utamanya.
Kekhawatiran pasar terutama tertuju pada produk kreatif Adobe, termasuk layanan perangkat lunak yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis perusahaan. Kehadiran berbagai teknologi AI generatif telah meningkatkan persaingan di industri perangkat lunak kreatif.
Dengan latar belakang kuat di bidang perangkat lunak data perusahaan dan pemasaran, Chakravarthy kini menghadapi tugas besar untuk memperjelas arah strategi AI Adobe.
Perhatian investor selanjutnya akan tertuju pada laporan keuangan kuartal III fiskal Adobe yang dijadwalkan rilis pada 10 September. Pasar akan mencermati apakah teknologi AI mulai memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.
BERITA TERKAIT: