IHSG dibuka naik ke level 6.447,25 dari posisi penutupan sebelumnya di 6.394,12. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG menguat 1,17 persen ke level 6.468,29.
Penguatan berlanjut. Pada pukul 09.10 WIB, IHSG naik 1,30 persen ke level 6.477,45. Pada awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.472,32 dan level terendah 6.444,39.
Sebanyak 369 saham tercatat menguat, sementara 139 saham melemah dan 191 saham stagnan. Frekuensi transaksi mencapai 168.900 kali dengan volume perdagangan 2,5 miliar saham. Nilai transaksi saham tercatat sebesar Rp1,2 triliun.
Dari 11 sektor saham, basic materials mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,03 persen. Penguatan berikutnya berasal dari sektor cyclicals sebesar 1,12 persen dan industrials sebesar 1,09 persen.
Pada saat yang sama, nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah berada di kisaran Rp17.785.
Sebelumnya, IHSG pada perdagangan Rabu 19 Agustus 2026 ditutup melemah 0,86 persen ke level 6.394. Pergerakan tersebut disertai tekanan jual dan sekaligus menutup area gap perdagangan sebelumnya.
PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguat secara terbatas dengan level support dan resistance masing-masing di 6.320 dan 6.460.
Pergerakan IHSG hari ini turut dipengaruhi sejumlah sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, investor mencermati keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 18-19 Agustus 2026.
BI juga mempertahankan Deposit Facility sebesar 5 persen dan Lending Facility 6,5 persen. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
BERITA TERKAIT: