Membuka perdagangan usai libur panjang, Selasa 18 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung tancap gas melesat 64,69 poin atau 1,01 persen ke level 6.466,58.
Laju impresif ini melanjutkan tren hijau akhir pekan lalu, didorong oleh 282 saham yang menguat dengan total nilai transaksi pagi mencapai Rp452 miliar.
Lonjakan indeks ini dimotori oleh saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang meroket 20 persen ke level Rp17.250.
Penguatan IHSG turut ditopang oleh kontribusi dari BMRI (3,68 poin), BRMS (3,36 poin), BBCA (2,49 poin), dan BUMI (2,07 poin), serta menghijaunya deretan saham lain seperti PTRO, VKTR, PGUN, ENRG, hingga JPFA.
Laju impresif bursa ini beriringan dengan fokus investor yang tengah menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang diproyeksikan menahan suku bunga di 5,75 persen. Selain itu, pasar juga mencermati rilis data Utang Luar Negeri (SULNI) Juni 2026 dan kalkulasi postur RAPBN 2027.
Di sisi lain, sentimen pergerakan pasar tetap dibayangi duka gempa NTT yang telah menelan 68 korban jiwa. Pemerintah menegaskan penanganan bencana saat ini masih terus dioptimalkan secara mandiri menggunakan sumber daya nasional tanpa opsi bantuan asing.
BERITA TERKAIT: