Penasihat DWP BIN, Metty M Herindra menceritakan, pameran seni yang digelar di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada 26-28 Agustus 2026 ini berawal dari proses pembelajaran yang konsisten sejak 2025 lalu.
"Pameran Roepa Merdeka adalah kerja ambisius yang berawal dari pembelajaran. Awalnya kami diajarkan memperkenalkan berbagai keterampilan, hingga akhirnya menghasilkan karya yang membanggakan," ujar Metty dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut Metty, karya yang dipamerkan tak sekadar menonjolkan estetika, melainkan juga menyalurkan nilai daya juang dan kebebasan berekspresi. Uniknya, sebagian karya juga dapat dibeli pengunjung untuk disalurkan sebagai donasi sosial, di samping hadirnya area belajar kerajinan tangan gratis bagi masyarakat.
Dukungan penuh turut disampaikan Ketua Harian Dewas Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Ia menilai pameran ini berhasil mewujudkan imajinasi, keindahan, dan keterampilan teknis dalam satu wadah seni yang utuh.
"Pameran ini mengusung tema 'Merayakan Perempuan, Merawat Warisan, Merajut Masa Depan'. Ini membuktikan bahwa perempuan adalah tiang negara. Jika ibu-ibunya baik, maka negaranya juga akan baik," tegas Tri.
Pameran "Roepa Merdeka" terbuka untuk umum sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, komunitas, hingga pelaku seni untuk belajar membuat karya sekaligus memperluas jejaring.
BERITA TERKAIT: