Emiten yang bergerak di bidang energi dan infrastruktur, dengan lini usaha meliputi pertambangan batu bara, pembangkitan tenaga listrik, serta investasi di sektor teknologi dan pusat data, melonjak 19 persen atau 155 poin ke level Rp970 per saham.
Pantauan RMOL, berdasarkan data perdagangan hingga pukul 14.21 WIB, saham DSSA dibuka di level Rp820, lebih tinggi dibandingkan harga penutupan sebelumnya di Rp815. Sepanjang sesi perdagangan, saham perseroan bergerak pada rentang Rp815 hingga Rp985 per saham.
Kenaikan harga tersebut diiringi tingginya aktivitas transaksi. Volume perdagangan mencapai 15,22 juta saham dengan frekuensi 111.039 kali.
Dari sisi nilai transaksi, saham DSSA mencatatkan Rp1,36 triliun, menjadikannya salah satu emiten dengan nilai transaksi terbesar pada perdagangan sesi siang Bursa Efek Indonesia hari ini.
Pada harga tersebut, kapitalisasi pasar DSSA mencapai sekitar Rp150,86 triliun, menjadikannya emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di industri terkait dan peringkat ke-13 di antara seluruh perusahaan tercatat di BEI.
Perseroan membukukan laba per saham (EPS) sebesar Rp23,33 dengan rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER) sekitar 42 kali.
BERITA TERKAIT: