Kedua emiten Grup Bakrie tersebut mencatatkan volume transaksi yang sama-sama menembus 1 miliar saham, menandakan tingginya aktivitas perdagangan di tengah pergerakan indeks yang menguat.
Hingga pukul 14.14 WIB, saham BNBR ditutup sementara di level Rp86 per saham, setelah sempat bergerak di kisaran Rp80 hingga Rp85. Saham ini membukukan volume transaksi mencapai 1,09 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp89,24 miliar dari 30.001 kali transaksi.
Di sisi lain, saham BUMI juga mencatat aktivitas yang tidak kalah ramai. Hingga pukul 14.18 WIB, saham BUMI berada di level Rp148 per saham, dengan rentang perdagangan di kisaran Rp147-Rp152.
Volume transaksi mencapai 1,09 miliar saham atau sedikit lebih tinggi dibandingkan BNBR, dengan nilai transaksi mencapai Rp163,35 miliar dari 19.874 kali transaksi.
Jika dibandingkan, kedua saham memiliki volume perdagangan yang hampir setara. Namun, BUMI mencatat nilai transaksi yang jauh lebih besar karena diperdagangkan pada harga yang lebih tinggi dibandingkan BNBR.
Sementara itu, BNBR unggul dari sisi frekuensi transaksi, mencerminkan aktivitas jual beli yang lebih intens di pasar reguler.
Pergerakan dua saham tersebut menunjukkan bahwa minat investor terhadap saham-saham Grup Bakrie masih cukup tinggi. Tingginya likuiditas tercermin dari volume perdagangan yang melampaui satu miliar saham pada masing-masing emiten, menjadikan keduanya sebagai salah satu saham paling aktif diperdagangkan sepanjang sesi perdagangan hari ini.
BERITA TERKAIT: