Hingga jelang penutupan jeda siang, kedua saham ini menunjukkan daya tarik yang kuat bagi investor dengan pergerakan harga yang sangat dinamis.
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) merupakan produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia yang memasok bahan baku penting seperti olefin dan polyolefin untuk berbagai industri manufaktur. Sementara itu, PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) bergerak di bidang manufaktur dan distribusi produk kemasan plastik komersial serta film plastik cair yang menjadi penopang utama rantai pasok industri pengemasan nasional.
Pantauan RMOL berdasarkan data perdagangan bursa, memasuki menit-menit akhir penutupan sesi I, tepatnya pada pukul 12:59:21 WIB, saham TPIA diperdagangkan pada harga 2.080 per saham. Saham bergerak aktif dalam rentang harga yang cukup lebar, menembus batas terendah di level 2.050 dan mencapai puncak tertinggi harian di level 2.120, dengan indikator IHSI berada di posisi 2.096,287
Volume perdagangan mencapai 156,07 juta saham dengan nilai transaksi Rp324,93 miliar. Frekuensi transaksi juga mencapai 23.578 kali. Besarnya aktivitas tersebut menunjukkan tingginya likuiditas TPIA pada perdagangan hari ini.
Sementara itu, FPNI berada di level Rp424 pada pukul 12.59 WIB. Saham tersebut sempat bergerak dari Rp402 hingga Rp436, atau memiliki rentang Rp34.
Aktivitas transaksi FPNI tercatat sebanyak 8,81 juta saham dengan nilai Rp3,68 miliar dan frekuensi 1.978 transaksi. Selain itu, terdapat volume transaksi negosiasi sebanyak 39.500 saham.
Dari sisi rentang harga, kedua saham sama-sama menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. TPIA bergerak antara Rp2.050-Rp2.120 sebelum berada di Rp2.080, atau masih berada di bagian atas rentang perdagangan hariannya. FPNI bergerak antara Rp402-Rp436 dan terakhir berada di Rp424, juga relatif dekat dengan level tertingginya.
BERITA TERKAIT: