Di Korea Selatan, indeks Kospi mencatat penurunan paling tajam di kawasan dengan merosot lebih dari 5 persen. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga turun 1,97 persen.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 2,4 persen, sedangkan indeks Topix turun 0,9 persen. Adapun indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, bergerak datar pada awal perdagangan.
Tekanan di pasar terjadi karena investor masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran. Di satu sisi, muncul harapan adanya jalur diplomatik, namun di sisi lain ketegangan militer masih terus berlangsung sehingga meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan.
Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan Iran telah menyampaikan kesediaannya untuk bernegosiasi. Pernyataan itu muncul di tengah berlanjutnya serangan militer AS terhadap sejumlah target di Iran.
Meski demikian, Teheran juga terus menunjukkan kesiapan menghadapi konflik yang lebih luas. Sejumlah analis pertahanan menilai belum ada tanda-tanda bahwa eskalasi terbaru antara AS dan Iran akan segera berakhir melalui jalur diplomatik.
BERITA TERKAIT: