Sentimen pasar dipengaruhi oleh aksi saling serang terbaru antara Amerika Serikat dan Iran selama akhir pekan, serta keputusan Teheran menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur penting pengiriman minyak dunia.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,28 persen, sementara indeks Topix menguat 0,72 persen, mencerminkan optimisme investor meski risiko geopolitik meningkat.
Di Korea Selatan, indeks Kospi bertambah 0,58 persen. Sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq mencatat kenaikan lebih tinggi, yakni 1,84 persen.
Berbeda dengan bursa lainnya, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 bergerak datar saat pembukaan perdagangan, menunjukkan pelaku pasar masih berhati-hati menunggu perkembangan situasi di Timur Tengah.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: