Indeks STOXX Europe 600 naik 0,7 persen ke level 640, sementara Euro STOXX 50 menguat 0,4 persen menjadi 6.320, keduanya menandai posisi tertinggi sepanjang masa.
Sentimen pasar didorong oleh perkembangan positif hubungan Amerika Serikat dan Iran yang membuka peluang tercapainya kesepakatan damai permanen, sehingga menekan harga minyak dan mengurangi risiko inflasi berbasis energi.
Sektor perbankan menjadi motor penguatan pasar setelah imbal hasil obligasi pemerintah zona euro melemah, memperbaiki prospek penyaluran kredit. Saham Santander, BBVA, dan Nordea masing-masing naik sekitar 2 persen.
Saham teknologi juga mencatat kinerja positif. Infineon melonjak 5 persen berkat optimisme terhadap meningkatnya investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), seiring perusahaan hyperscaler yang terus memperbesar belanja modal.
Penguatan turut terjadi di Jerman, dengan indeks DAX naik 0,62 persen atau 153,87 poin menjadi 25.139,69. Sementara di Inggris, FTSE 100 bertambah lebih dari 0,5 persen, didukung kenaikan saham perbankan dan pertambangan.
Namun, reli pasar Eropa tertahan oleh tekanan pada sektor barang mewah. Indeks CAC 40 Prancis justru terkoreksi 0,2 persen menjadi 8.400 setelah saham-saham mewah melemah menyusul penurunan target harga Hermès oleh Jefferies serta kekhawatiran terhadap perlambatan permintaan dari China. |
Saham Hermès merosot 5,9 persen, LVMH turun 3,6 persen, dan Kering kehilangan 2,1 persen.
Secara keseluruhan, investor masih melihat prospek pasar Eropa tetap positif, didukung stabilisasi harga energi, meredanya tekanan inflasi, serta optimisme terhadap pertumbuhan sektor perbankan dan teknologi.
BERITA TERKAIT: