Pasar Saham Terpuruk, IHSG Sesi I Rontok Lebih dari 2 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 08 Juni 2026, 12:39 WIB
Pasar Saham Terpuruk, IHSG Sesi I Rontok Lebih dari 2 Persen
Gedng Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Aksi jual massal melanda pasar modal Indonesia pada perdagangan menjelang akhir pekan. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles signifikan pada penutupan sesi I, Jumat siang 8 Juni 2026, dengan koreksi sebesar 2,87 persen atau turun 160,459 basis poin) ke level 5.434,306.

Sejak bel pembukaan berbunyi di level 5.594, IHSG langsung bergerak volatil. Indeks sempat menyentuh batas atasnya di level 5.594 sebelum akhirnya terus tertekan hingga ke batas bawah di level 5.346.

Sebanyak 646 saham bergerak melemah, sementara hanya 88 saham yang berhasil menguat, dan sisanya jalan di tempat (stagnan).

Kelemahan pasar tercermin dari peta sektoran yang hampir seluruhnya terjerembab. 

Sektor kesehatan dan infrastruktur menjadi beban terberat di mana seluruh indeks sektoral parkir di zona merah. 

Sektor kesehatan (IDXHEALTH) memimpin kejatuhan dengan anjlok 6,01 persen disusul oleh sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang merosot  4,72 persen.

Sektor transportasi (IDXTRANS) jatuh 3,62 persen. Sektor teknologi (DXTECHNO) juga terpuruk 2,77 persen, sector keuangan (IDXFINANCE) merosot 2,74 persen. 

Tiga saham blue chip dengan nilai transaksi terbesar diisi oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Sejalan dengan IHSG, indeks-indeks likuid dan acuan lainnya juga tidak berkutik. LQ45 turun 2,77 persen  ke level 542,319, IDX30 ambles 2,97 persen ke level 306,649, dan MNC36 terpangkas 3,36 persen ke level 237,564.

Kejatuhan tajam IHSG hingga hampir 3 persen dalam satu sesi mencerminkan adanya kepanikan pasar (market panic) atau aksi profit taking massal oleh investor asing dan institusi. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA