Menurut Purbaya, berbagai indikator ekonomi masih terjaga, mulai dari konsumsi masyarakat, mobilitas, hingga penjualan kendaraan bermotor yang mulai meningkat.
"Penjualan mobil terus menunjukkan tren positif dengan keyakinan masyarakat yang membaik dan daya beli yang terjaga," ujar Purbaya dalam pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa, 4 Agustus 2026.
Purbaya mengatakan pemerintah memantau perkembangan ekonomi setiap bulan untuk mengantisipasi potensi perlambatan. Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah penjualan mobil dan sepeda motor yang sempat melemah pada April hingga Mei sebelum kembali meningkat pada Juni.
Ia menilai pemulihan tersebut tidak terjadi secara kebetulan. Pemerintah, kata dia, sebelumnya mengevaluasi efektivitas penempatan dana sebesar Rp200 triliun dari rekening pemerintah di Bank Indonesia ke perbankan pada awal tahun untuk menjaga likuiditas.
"Banyak orang bilang itu enggak ada gunanya. Kalau ada yang ngomong begitu, Anda harus mengerti bahwa dia enggak mengerti ekonomi. Karena begitu kita gelontorkan (penempatan dana di Bank Himbara), ini mulai naik nih (penjualan mobil)," tutur Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan pada pertengahan Juni perbankan kembali menyampaikan kekhawatiran terkait tekanan likuiditas. Pemerintah kemudian memutuskan mempertahankan penempatan dana Rp200 triliun hingga akhir tahun dan menambah Rp200 triliun lagi, sehingga total dana yang ditempatkan mencapai Rp400 triliun.
"Mungkin akan saya perpanjang sampai tahun depan. Terus saya tambah lagi Rp200 triliun dari uang saya yang ada di BI yang nganggur. Itu untuk memastikan daya beli masyarakat terjaga dan sistem finansial kita bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat," tegasnya.
Dengan tambahan likuiditas tersebut, Purbaya optimis aktivitas ekonomi akan terus membaik, termasuk penjualan kendaraan bermotor.
"Harusnya sekarang sih (penjualan) mobil, motor sudah mulai recover," tandasnya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) , penjualan mobil nasional di sepanjang Juni 2026 tumbuh dua digit mencapai 32,9 persen secara tahunan (yoy) atau sebesar 77.550 unit dibandingkan Juni 2025 yang hanya mencapai 58.363 unit.
Melansir data dari asosiasi industri otomotif tersebut, di sepanjang enam bulan berjalan tahun ini (Januari-Mei 2026) penjualan mobil secara wholesales atau dari pabrikan ke dealer di dalam negeri juga menunjukkan tren positif.
Gaikindo mencatat terjadi kenaikan hingga 16 persen atau 436.564 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 376.707 unit.
Sementara itu berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) penjualan kendaraan roda dua ikut meningkat pada Juni 2026 mencapai 515.136 unit, angka ini naik 7,46 persen dari penjualan Mei 2026 sebanyak 479.388 unit. Jika dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu, penjualan motor pada Juni mencatatkan kenaikan sebesar 1,14 persen.
BERITA TERKAIT: