Bursa Eropa

Lonjakan Harga Minyak dan Tekanan Inflasi Guncang STOXX 600

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 13 Mei 2026, 07:03 WIB
Lonjakan Harga Minyak dan Tekanan Inflasi Guncang STOXX 600
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Bursa ekuitas Eropa mengalami tekanan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa 13 Mei 2026 waktu setempat,  dengan indeks pan-Eropa STOXX 600 merosot 1,01 persen ke level 606,63. 

Penurunan ini dipicu oleh memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak serta kekhawatiran atas gangguan distribusi energi di Selat Hormuz. 

DAX Jerman memimpin pelemahan di zona merah dengan koreksi 1,62 persen atau 395,35 poin menjadi 23.954,93. Sementara CAC 40 Prancis menyusut 0,95 persen atau 76,46 poin menjadi 7.979,92, dan FTSE 100 Inggris turun tipis 0,04 persen atau 4,11 poin ke posisi 10.265,32.

Sektor teknologi menjadi penekan utama pasar setelah anjlok 3,1 persen mengekor aksi jual saham semikonduktor di Wall Street. 

Di sisi lain, sektor keuangan juga melemah yang terlihat dari jatuhnya saham Barclays, Lloyds, serta perusahaan reasuransi Munich Re yang mencatatkan pendapatan di bawah ekspektasi. 

Sentimen negatif semakin diperburuk oleh meningkatnya inflasi Jerman ke angka 2,9 persen dan pernyataan pejabat Bank Sentral Eropa mengenai potensi kenaikan suku bunga guna meredam dampak lonjakan harga energi.

Meskipun pasar secara luas memerah, beberapa emiten berhasil melawan arus. 

Saham Intertek melonjak 6,4 persen berkat adanya proposal akuisisi dari perusahaan ekuitas swasta EQT, sedangkan Bayer menguat 3,6 persen setelah membukukan laba operasional yang melampaui prediksi analis. 

Secara keseluruhan, ketergantungan energi dan ketidakpastian politik di Inggris tetap menjadi faktor krusial yang membayangi pergerakan modal di kawasan Eropa. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA