Tembus Medan Berat, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Pegunungan Arfak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 05 Juni 2026, 11:19 WIB
Tembus Medan Berat, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Pegunungan Arfak
(Foto: Dok. PLN)
rmol news logo PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan layanan listrik 24 jam penuh bagi 1.396 rumah tangga di empat distrik Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Upaya tersebut menjadi salah satu wujud nyata pemerataan energi di wilayah pegunungan dengan tantangan geografis yang tidak mudah. Adapun wilayah yang mendapatkan peningkatan pasokan listrik tersebut meliputi Distrik Minyambouw, Taige, Hingk, dan Anggi Gida.

Keberhasilan ini dicapai melalui program Listrik Desa (Lisdes) yang menyasar wilayah terpencil, serta implementasi program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah. Tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan, sinergi ini juga memberikan akses energi secara gratis bagi keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.

Sebelum kehadiran program ini, masyarakat di Distrik Minyambouw hanya menikmati listrik selama 6 jam per hari, sementara warga di distrik lainnya memperoleh pasokan listrik selama 12 jam per hari. Kini, pasokan listrik di distrik tersebut telah menyala 24 jam penuh.

Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan infrastruktur kelistrikan ini. 

Dia mengapresiasi komitmen dan sinergi yang kuat antara Kementerian ESDM dan PLN dalam menjawab kebutuhan energi masyarakat di wilayah Papua Barat.

"Hari ini, empat distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak sudah bisa menyala 24 jam penuh, dari yang sebelumnya hanya 6 jam dan 12 jam saja," ujar Cheroline dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPR RI di Jakarta, Kamis 4 Juni 2026

Lebih lanjut, Cheroline menambahkan bahwa kehadiran listrik 24 jam ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi masyarakat setempat. Di samping itu, ia juga berharap agar kolaborasi ini terus berjalan demi menjangkau daerah-daerah terpencil lainnya yang belum mendapatkan keadilan energi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kehadiran listrik hingga ke pelosok merupakan bagian dari komitmen nyata PLN dalam mewujudkan pemerataan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"PLN percaya listrik adalah fondasi kemajuan. Kehadiran listrik 24 jam di Pegunungan Arfak bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat," ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut sukses diselesaikan meskipun harus menghadapi berbagai tantangan medan yang ekstrem di wilayah Pegunungan Arfak.

Kata dia, PLN terus berkomitmen dalam menghadirkan akses energi yang merata dan berkeadilan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh penjuru Indonesia.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA