Lonjakan pemesanan terjadi seiring meningkatnya pergerakan penumpang dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta pada masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan periode 15-20 Maret menjadi salah satu waktu dengan penjualan tiket tertinggi selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
“Pada periode 15 hingga 20 Maret, ketersediaan tempat duduk rata-rata tersisa di bawah 1.000 kursi per hari, sehingga tanggal-tanggal tersebut sudah mendekati kondisi fully booked,” jelas Franoto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.
Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.076.196 kursi untuk perjalanan kereta api jarak jauh selama masa Angkutan Lebaran. Hingga kini, sebanyak 698.021 tiket telah terjual atau dipesan masyarakat dengan tingkat keterisian sekitar 65 persen.
Data penjualan menunjukkan tanggal favorit pemudik berada pada pertengahan Maret, di antaranya 15 Maret sebanyak 51.044 tiket, 18 Maret 49.663 tiket, 19 Maret 49.023 tiket, 16 Maret 48.669 tiket, serta 17 Maret 47.275 tiket.
Volume keberangkatan penumpang juga terus meningkat sejak awal masa Angkutan Lebaran. Pada 11 Maret tercatat 29.824 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta, meningkat menjadi 40.178 pelanggan pada 12 Maret dan 46.834 pelanggan pada 13 Maret.
Hingga Sabtu, 14 Maret 2026 siang, jumlah keberangkatan mencapai 49.895 pelanggan dengan kedatangan 30.841 penumpang. Franoto menambahkan, secara kumulatif pada 11–14 Maret jumlah pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 166.821 orang, sedangkan pelanggan yang tiba sebanyak 88.325 orang.
Meski sejumlah tanggal mendekati penuh, KAI menyebut masyarakat masih memiliki alternatif perjalanan pada periode 21 Maret hingga 1 April 2026 dengan ketersediaan sekitar 359.025 kursi.
Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Secara nasional program ini menyediakan sekitar 1,2 juta kursi, termasuk sekitar 329 ribu kursi di wilayah Daop 1 Jakarta.
BERITA TERKAIT: