Bursa Asia Menghijau: Efek Domino Wall Street dan Kembalinya Gairah Pasca-Imlek

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 19 Februari 2026, 08:38 WIB
Bursa Asia Menghijau: Efek Domino Wall Street dan Kembalinya Gairah Pasca-Imlek
Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik kompak tancap gas pada pembukaan perdagangan Kamis pagi 19 Februari 2026. 

Sentimen positif ini merupakan "estafet" dari reli yang terjadi di Wall Street semalam, sekaligus menandai kembalinya gairah pasar setelah sejumlah bursa utama sempat rehat merayakan Tahun Baru Imlek.

Di Australia, indeks ASX 200 tampil percaya diri dengan kenaikan 1,1 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,52 persen disusul Topix yang menguat 0,39 persen. 

Kospi Korea selatan, meroket tajam 2,97 persen, sementara indeks saham small-cap Kosdaq ikut terangkat 0,59 persen. 

Optimisme di Asia tidak lepas dari performa impresif bursa Amerika Serikat. Fokus investor tertuju pada sektor teknologi yang berhasil mengerek indeks S&P 500 naik 0,56 persen ke level 6.881,31.

Pelaku pasar global saat ini tengah membedah risalah rapat kebijakan terbaru dari Federal Reserve (The Fed). Investor mencari sinyal kuat terkait arah suku bunga di masa depan, yang sejauh ini berhasil menjaga kepercayaan diri pasar tetap stabil.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan berpeluang melanjutkan penguatan, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melaju 1,19 persen ke 8.310,22. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA