Pergerakan saham langsung tertekan sejak awal perdagangan.
Dikutip dari
CNBC International, indeks Nikkei 225 Jepang dibuka turun hampir 2 persen, sementara indeks Topix melemah 2,1 persen. Secara keseluruhan, Nikkei tercatat turun sekitar 0,86 persen ke level 58.357,82.
Di Australia, indeks ASX 200 terkoreksi 0,38 persen pada awal sesi. Indeks KOSPI Korea Selatan sebelumnya tercatat turun 1 persen, namun pasar Korea Selatan tutup karena hari libur nasional.
Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 26.465, lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 26.630,54.
Di Jepang, saham-saham sektor pertahanan justru menguat di tengah eskalasi konflik. Mitsubishi Heavy Industries, Kawasaki Heavy Industries, dan IHI yang memiliki lini bisnis pertahanan naik lebih dari 1 persen, mencerminkan sentimen pasar terhadap potensi peningkatan belanja militer.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan operasi militer di Iran akan terus berlanjut setelah tiga personel militer AS dilaporkan tewas. Pernyataan tersebut semakin mempertebal sentimen negatif di pasar keuangan global.
BERITA TERKAIT: