Penguatan terbesar terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi melonjak lebih dari 5 persen pada pembukaan perdagangan, memimpin reli pasar di kawasan. Sementara itu, indeks Kosdaq yang berisi saham perusahaan berkapitalisasi kecil juga naik lebih dari 4 persen.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 Australia naik sekitar 1,35 persen pada awal perdagangan. Sementara indeks Nikkei 225 Jepang menguat sekitar 1,66 persen, dan indeks Topix naik sekitar 1,3 persen setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya.
Untuk indeks Hang Seng Hong Kong, kontrak berjangkanya berada di sekitar 25.370, sedikit di bawah posisi penutupan terakhir di 25.408. Meski demikian, sentimen pasar di kawasan Asia secara umum tetap membaik.
Penguatan pasar terjadi setelah harga minyak dunia anjlok lebih dari 10 persen, menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengisyaratkan bahwa konflik dengan Iran kemungkinan akan segera berakhir. Trump bahkan mengatakan kepada CBS News bahwa “perang ini sudah sangat lengkap, hampir sepenuhnya.”
Penurunan harga minyak juga terjadi setelah Trump menyatakan AS mempertimbangkan langkah untuk mengambil alih Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi titik transit utama perdagangan minyak global.
BERITA TERKAIT: