Ketua Umum DPP Amdatara Karyanto Wibowo menegaskan pentingnya kehadiran asosiasi yang lebih dekat dengan anggota di daerah.
"Kolaborasi yang solid sangat dibutuhkan agar industri AMDK dapat memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas ekonomi nasional,” ujarnya, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 29 Januari 2026.
DPD Lampung-Sumsel didorong segera melakukan konsolidasi organisasi, sosialisasi visi-misi asosiasi, serta membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, khususnya terkait SNI, perizinan air tanah, sertifikasi halal, dan pengelolaan sampah plastik.
Ketua DPD terpilih Radhitya Putra Pratama menyampaikan pihaknya akan merangkul sekitar 21-30 perusahaan AMDK di wilayah Lampung dan Sumsel. Menurutnya, keanggotaan Amdatara memberi nilai tambah strategis bagi pelaku usaha.
“Kami ingin menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, tidak hanya profit, tetapi juga bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial,” katanya.
Mewakili Pemprov Lampung, Dwi Prasetio dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan menilai pembentukan DPD ini sebagai langkah konkret membangun sinergi yang lebih kuat antara asosiasi industri dan Pemerintah Daerah.
Pemerintah berharap Amdatara mampu meningkatkan kepatuhan regulasi, memperkuat soliditas pelaku usaha, serta mendorong inovasi industri AMDK, termasuk dalam penerapan SNI AMDK wajib.
Pengukuhan turut dihadiri unsur KADIN Lampung, Forum CSR Lampung, mitra industri, pimpinan perusahaan AMDK, dan jajaran DPP Amdatara. Dalam kesempatan tersebut, Amdatara juga menyalurkan santunan kepada Panti Asuhan Raudatul Aitam Lampung sebagai wujud kepedulian sosial.
BERITA TERKAIT: