Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Ciptakan SDM Industri Kompeten di Sumatera Barat, Kemenperin Memanfaatkan Unit Pendidikan Vokasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 25 Oktober 2023, 10:04 WIB
Ciptakan SDM Industri Kompeten di Sumatera Barat, Kemenperin Memanfaatkan Unit Pendidikan Vokasi
Wisuda SMK-SMAK Padang/Net
rmol news logo Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk menopang perekonomian Sumatera Barat turut menjadi perhatian utama Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Salah satu upaya yang dilakukan Kemenperin dilaksanakan melalui peran tiga unit pendidikan vokasi, termasuk SMK-SMAK Padang, SMK-SMTI Padang, dan Politeknik ATI Padang.

“Unit-unit pendidikan vokasi kami mencetak SDM yang siap kerja, dengan penyerapan tenaga kerja yang tinggi. Misalnya dari 258 lulusan SMK-SMAK Padang, sebesar 74,42 persen di antaranya telah diterima bekerja di perusahaan," kata Masrokhan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, di Jakarta, Selasa (24/10).

"Kemudian, 25,58 persen lulusan masih dalam proses rekrutmen dan ada yang memilih melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, Masrokhan sempat menyampaikan saat wisuda SMK-SMAK Padang beberapa waktu lalu, bahwa terdapat beberapa perusahaan yang menerima lulusan dari sekolah tersebut, antara lain PT Sanghiang Perkasa (Kalbe Nutritionals), PT Corsa Industries, PT Combiphar, PT Heinz ABC, dan PT Sampoerna Agro.

Untuk meningkatkan kualitas mutu siswanya, SMK-SMAK Padang telah menerapkan pembelajaran praktik dengan bobot 70 persen, sertifikasi kompetensi nasional, sertifikasi kompetensi internasional, sertifikasi bahasa inggris, serta praktik kerja industri.

Dari 170 lulusan SMK-SMTI Padang tahun 2023, sebanyak 107 di antaranya langsung bekerja di industri, 47 lulusan melanjutkan kuliah, 1 lulusan berwirausaha, dan 15 lulusan masih dalam proses rekrutmen.

Politeknik ATI Padang telah menyelenggarakan pelantikan kelulusan, yang terdiri dari 416 lulusan Program Diploma III dan 22 lulusan program Setara Diploma I. Sebanyak 65 orang di antaranya telah diterima bekerja di industri, dan lulusan lainnya masih dalam tahap rekrutmen.

“Pendidikan vokasi juga merupakan cara dalam membangun generasi muda menjadi SDM industri yang kompeten, sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan industri yang berdaya saing,” pesan Masrokhan kepada wisudawan Politeknik ATI Padang. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA