Industri Lokal Kudu Makin Kuat

RI-AS Teken Kerja Sama Pasokan Bahan Baku Tekstil

Kamis, 23 Maret 2017, 09:24 WIB
Industri Lokal Kudu Makin Kuat
Foto/Net
rmol news logo Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menar­getkan bisa meningkatkan kerja sama di sektor industri tekstil. Selain untuk meningkatkan ek­spor ke AS, kerja sama ini juga untuk memenuhi pasokan bahan baku tekstil. Apalagi, AS meru­pakan salah satu negara pemasok utama kapas. Industri tekstil lokal harus semakin kuat.

Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perin­dustrian (Kemenperin) Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, pemerintah berencana memper­cepat adanya kesepakatan kedua negara yang lebih konkret di bidang pertekstilan. "Kita masih terus memperjuangkan agar tekstil Indonesia tidak dikenakan tarif seperti di Vietnam," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia berharap, ke depan kerja sama dengan AS dapat dikem­bangkan, terutama untuk in­dustri tekstil dari hulu sampai hilir. Apalagi, saat ini, impor kapas untuk kebutuhan industri tekstil di Indonesia mencapai 70 persen. Sementara, hingga akhir 2016, nilai ekspor kapas AS un­tuk Indonesia mencapai angka 350 juta dolar AS. Jumlah ini sangat besar dibanding dengan negara lainnya.

Karena itu, pemerintah beren­cana untuk memperkuat mate­rial center (pusat bahan baku) industri tekstil, salah satunya di Jawa Barat dengan mendirikan sekolah khusus kapas. Tujuan­nya untuk mengembangkan jenis lain namun dengan kualitas yang berbeda.

"Kami punya material cen­ter produk industri, tujuannya untuk mempermudah pelaku industri kecil dan menengah (IKM) mendapatkan bahan baku dengan harga yang murah," kata Sigit.

Selain itu, kata Sigit, dalam rangka meningkatkan sum­ber daya manusia (SDM) dan mensukseskan program vokasi Kemenperin, pihaknya akan bekerja sama dengan 500 Seko­lah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur dan Jawa Tengah. "Kerja sama ini untuk melaku­kan praktik sekolah di industri tekstil dan indsutri lainnya," tukasnya.

Sebelumnya, dalam mema­tangkan kerja sama dengan pemerintah AS di bidang indus­tri tekstil, Dubes Amerika Ser­ikat untuk Indonesia Joseph R Donovan melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pertekstilan In­donesia (API) di Jakarta, Selasa (22/3).

Pada pertemuan dengan se­jumlah pengusaha tekstil itu, Donovan berharap, dapat men­erima masukan-masukan dari kalangan pengusaha tekstil di Indonesia terkait dengan rencana penguatan kerja sama kedua negara.

Ketua Umum API Ade Sudra­jat mengatakan, mengapresiasi rencana penguatan kerja sama antara Indonesia dengan AS di bidang industri tekstil. Apalagi, selama ini, pengusaha memang terus meminta pemerintah untuk membuka pasar tekstil ke AS. "Ini bisa menjadi pengganti TPP (Trans Pacific Partnership) yang gagal," ujar Ade kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut juga, pemerintah AS ber­janji akan mendukung industri tekstil Indonesia dari hulu sampai hilir. Karena itu, dia berharap, se­muanya bisa cepat direalisasikan. "Kita berharap ekspornya tekstil kita ke Amerika bisa bagus," tukasnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA