Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjembatani penyampaian persoalan pelaku usaha kecil kepada pemerintah.
Ketua Umum APKLI-P sekaligus Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), Ali Mahsun Atmo mengatakan, kanal tersebut diharapkan mampu mengurai berbagai kendala yang selama ini dihadapi PKL dan UMKM di lapangan.
"Ini menjadi solusi untuk mengurai adanya sumbatan di lapangan sehingga dapat terwujud secara maksimal. Kami ingin maksimalkan keperpihakan nyata Presiden Prabowo ke pelaku ekonomi rakyat kecil (kawulo alit)," kata Ali Mahsun saat peluncuran di Pasar Permai Lokbin 103 Koja, Jakarta Utara, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, meski pemerintah dinilai memiliki perhatian terhadap PKL dan UMKM, implementasi kebijakan di tingkat lapangan masih perlu diperkuat.
"Kita tahu Presiden Prabowo sangat berpihak ke PKL UMKM, namun hingga saat ini belum maksimal hadir di lapak usaha ekonomi rakyat kecil (kawulo alit)," ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi ABNnews.id, Ali Akbar Soleman Batubara, menilai pelaku PKL dan UMKM saat ini menghadapi tekanan akibat persaingan usaha dan perubahan pola perdagangan.
"Saat ini omzet PKL UMKM amblas karena persaingan dengan usaha dengan modal besar. Juga karena digitalisasi yang mematikan usaha mereka," kata Ali Akbar.
Ia pun mendorong pemerintah memperkuat dukungan melalui akses permodalan, kepastian berusaha, perlindungan dari penggusuran, serta peningkatan kemampuan digital bagi pelaku UMKM.
"Selain itu digitalisasi bagi PKL UMKM harus terus didorong," pungkasnya.

BERITA TERKAIT: