Mangkunegara IX Didaulat Jadi Pelindung Bumiputera Generasi Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 12 Februari 2017, 16:32 WIB
Mangkunegara IX Didaulat Jadi Pelindung Bumiputera Generasi Baru
Foto/RMOL
rmol news logo Restrukturisasi AJB Bumiputera 1912 oleh pengelola statuter yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menghasilkan beberapa korporasi baru yang diyakini akan berhasil memperkuat posisi perusahaan asuransi nasional tertua di Indonesia, Bumiputera, sehingga memberikan jaminan yang lebih pasti dalam menunaikan kewajibannya terhadap 6,5 juta pemegang polis.
 
Dalam naungan Bumiputera kini hadir PT Bumiputera Properti Indonesia (BPI) yang mengelola aset-aset properti, PT Bumiputera Investama Indonesia (BIl) yang  mengelola aset-aset finansial induk dari PT Asuransi Jiwa Bumiputera (PT AJB), serta PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera (PT AJSB) hasil dari spin off Unit Usaha Syariah Bumiputera.

Pengelola Statuter bidang SDM, Umum dan Komunikasi Bumiputera Adhie Massardi mengungkapkan hal yang paling spektakuler adalah munculnya nama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX, penguasa Puri Mangkunegara, Solo, Jawa Tengah, di jajaran petinggi Bumiputera.
 
"Beliau menjadi pelindung atau komisaris di super holding PT Bumiputera 1912,"  kata Adhie di acara Grand Launching PT Asuransi Jiwa Bumiputera, Hotel Kempinski, Jakarta, Minggu (12/2).

Menurut Adhie, keberadaan Mangkunegara IX akan menjadi jangkar (penyangga) budaya dan nilai-nilai luhur yang ditanamkan para pendiri Bumiputera yakni tiga guru yang juga anggota aktif Budi  Utomo (1908), organisasi kaum terpelajar nasionalis penggagas cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Ini memang seperti napak tilas sejarah Bumiputera. Sebab pada periode awal  berdirinya Bumiputera, KGPAA Mangkunegara VII, kakek Mangkunegara IX, juga menjadi pelindung. Maklum, salah satu raja Jawa yang egaliter itu, sahabat RW Dwidjosewojo, salah satu pendiri AJB Bumipuetra," tutur Adhie bercerita.

Kehadiran nama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya ini diharapkan Adhie bisa memandu pengelola Bumiputera generasi baru agar tetap berada di koridor budaya dan nilai-nilai kejuangan sebagaimana cita-cita para pendiri Bumiputera.

Di masa lalu, selain Mangkunegara VII dari Solo, raja Jawa yang pernah menjadi  pelindung Bumiputera adalah (alm) Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dari
Kesultanan Jogjakarta. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA