Jasa Marga Tambah Operasional Jalan Tol Sepanjang 235 KM

Minggu, 12 Februari 2017, 09:18 WIB
Jasa Marga Tambah Operasional Jalan Tol Sepanjang 235 KM
Foto/Net
rmol news logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil membukukan total aset sebesar Rp 53,5 triliun selama tahun 2016. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 46 persen dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp 36,7 triliun.

Pertumbuhan aset tersebut adalah hasil dari aktivitas kon­struksi perseroan terutama di Jalan Tol Semarang-Solo dan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Hal ini sejalan dengan strategi Jasa Marga untuk mem­percepat pembangunan jalan tol dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan nilai perseroan dalam jangka panjang.

"Hingga tahun 2016, per­seroan telah mengoperasikan 593 km jalan tol. Perseroan berkomitmen untuk menum­buhkan angka jalan tol operasi menjadi 1.260 km pada akhir tahun 2019, atau berarti tum­buh dua kali lipat dari panjang jalan tol operasi pada saat ini," ungkap AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru dalam ket­erangan tertulisnya.

Dalam rangka mencapai tar­get tersebut, pada tahun 2017 ini Jasa Marga menargetkan pengoperasian 235 km jalan tol baru. "Jumlah ruas tol tersebut terdiri dari enam ruas jalan tol yang mencakup dian­taranya, jalan Tol Semarang-Solo Ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,5 kilometer, Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Ruas Sepanjang-Krian dengan panjang 15,5 kilometer, dan Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 20,5 kilometer," katanya.

Menurut Dwimawan, pen­goperasian Ruas Tol Sepan­jang-Krian untuk melengkapi ruas tol yang sudah lebih dulu beroperasi yakni Waru-Sepa­njang dan Krian-Mojokerto sehingga Jalan Tol Surabaya-Mojokerto beroperasi secara penuh. "Setelah itu, rencanan­ya akan ada tiga jalan tol lagi yang beroperasi."

Ketiga tol yang dimak­sud yakni Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Ruas Perbarakan-Sei Rampah sepanjang 41,69 kilometer, Jalan Tol Solo-Ngawi sepa­njang 90,25 kilometer yang beroperasi penuh, dan Jalan Tol Ngawi-Kertosono Ruas Ngawi-Saradan dengan pan­jang 49,51 kilometer.

Tidak hanya itu saja, perse­roan juga akan melanjutkan proses integrasi pengoperasian jalan tol, yakni pada Ruas Jakarta-Tangerang yang akan diintegrasikan dengan Jalan Tol Tangerang-Merak milik PT Marga Mandala Sakti.

Pembaruan lainnya juga dilakukan dengan mengubah sistem transaksi di Jalan Tol Jagorawi. "Maka dari itu, den­gan kedua skema pelayanan tersebut, kami bakal membong­kar beberapa gerbang tol barrier seperti Gerbang Tol Karang Tengah, Gerbang Tol Cibubur Utama dan Gerbang Tol Ci­manggis," ungkapnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA