Bulog Targetkan Bentuk Jaringan 30 Ribu Rumah Pangan Kita

Tingkatkan Peran Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 10 Februari 2017, 09:16 WIB
Bulog Targetkan Bentuk Jaringan 30 Ribu Rumah Pangan Kita
Foto/Net
rmol news logo Perusahaan Umum (Pe­rum) Bulog bersama mitra bi­naan, Rumah Pangan Kita (RPK) terus meningkatkan sinergi un­tuk menjaga stabilitas harga di tengah-tengah masyarakat.

Direktur Pengembangan Bis­nis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo mengatakan, konsep Sahabat RPK secara filo­sofis dibangun dengan harapan untuk lebih mendekatkan Perum Bulog dengan masyarakat luas.

"Yang kita titik beratkan, mela­lui pola kemitraan dan kerja sama yang setara serta saling mengun­tungkan, akan menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat," kata Imam dalam rilis yang di­terima Rakyat Merdeka.

Dilanjutkannya, bersama mitra kerja yang tersebar di seluruh In­donesia seperti RPK, Bulog pada tahun ini menetapkan strategi dan program peningkatan produksi dan penjualan komoditas pangan pokok untuk komersial.

Ada beberapa komoditas yang akan dijual yaitu beras, daging, gula, dan minyak Goreng.

Bulog juga memperkenalkan branding "KITA" pada beberapa komoditas komersial yang akan dijual ke masyarakat, seperti Beras Kita, Gula Manis Kita, Minyak Goreng Kita serta pan­gan pokok lainnya.

"Melalui Sahabat RPK, di­harapkan setiap produk-produk komoditas komersial Bulog akan dikenal dan disukai masyarakat luas karena harga serta kuali­tas yang baik dan bersaing," ujarnya.

Ke depan, Bulog juga akan mengimplementasikan teknologi Point of Sales yang dilengkapi sistem GPS. "Melalui sistem tersebut Bulog bisa mengetahui titik-titik RPK dan sekaligus berfungsi untuk monitoring keg­iatan dan inventory (stok) yang ada di RPK," tegas Imam.

Ditambahkannya, Tahun 2017 Bulog memasang target mem­bentuk jaringan 30.000 unit Rumah Pangan Kita (RPK). Memasuki bulan kedua tahun ini, jumlah RPK yang terbangun mencapai 9.298 yang tersebar dari Aceh hingga Merauke.

Imam mengakui, kehadiran RPK yang berjalan hampir satu tahun ini baru terealisir 10 persen dari target sebesar 30.000.

"Meski begitu, pengembangan jaringan distribusi terus diupaya­kan guna mendekatkan Bulog kepada konsumen menstabilkan harga pangan," tegasnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA