Menurutnya, ada dua hal yang mesti dipersiapkan guna meredam inflasi agar tidak bergerak liar. Pertama, persiapan tiga bulan awal sebelum harga pangan diperkirakan bakal melonjak.
"Jadi tiga bulan sebelumnya sudah ada persiapan. Itu sudah kita lakukan," ungkap Mendag Thomas di Jakarta, Minggu (10/4).
Kedua, harus ada investasi pada sektor perindustrian, seperti pergudangan dan dryer.
"Sektor ekspor di perindustrian kita, kuncinya adalah investasi," kata Thomas.
Dia juga mengingatkan agar Perum Bulog tidak hanya membeli beras di pasar, tetapi langsung menyerap gabah dari petani. Di mana, kadar air gabah sangat menentukan harga.
"Tidak mungkin Bulog membeli gabah yang terlalu basah, sehingga di gudang menjadi busuk, serta berasnya menjadi hitam," jelas Thomas.
Menjelang bulan puasa dan Lebaran mulai Juni, pemerintah mengaku sudah siap. Dia meyakini bahwa persediaan pangan saat momentum ibadah itu cukup aman.
"Tiga bulan sebelum masuk puasa sampai Lebaran kita sudah lakukan persiapan. Kementerian dan pemda bekerja keras untuk menjaga stok agar harga terkendali," demikian Thomas.
[wah]
BERITA TERKAIT: