Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pembahasan dengan Danantara mencakup berbagai langkah strategis, mulai dari optimalisasi aset rumah susun milik BUMN hingga penyelesaian proyek rumah susun Meikarta.
Menurut Maruarar, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah tahapan penting terkait Meikarta, antara lain proses hibah, percepatan due diligence legalitas tanah, penugasan BUMN pelaksana, serta penetapan harga jual unit agar sosialisasi kepada masyarakat dapat segera dilakukan.
"Terima kasih atas dukungan Danantara Pak Rosan dan BP BUMN Pak Dony. Semua masih on the track. Ada beberapa isu yang kita persiapkan terkait Meikarta dan pada Senin saya akan ke BPKP untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku," kata Maruarar di Jakarta, dikutip Sabtu 20 Juni 2026.
Selain itu, pemerintah dan Danantara juga membahas penyusunan Instruksi Presiden (Inpres) yang diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis di sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Di sisi pembiayaan, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 78.277 unit rumah atau sekitar 22,36 persen dari target 350.000 unit pada 2026. Pemerintah menilai sinergi dengan Danantara dan BUMN akan menjadi faktor penting dalam mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.

BERITA TERKAIT: