Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Minggu, 21 Juni 2026, 04:09 WIB
Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI
Salah satu produk IDEacraft. (Foto: Dok BRI)
rmol news logo PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pemberdayaan BRI.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat dukungan tersebut adalah IDEacraft, UMKM dekorasi rumah asal Kota Semarang yang berdiri sejak 2019 dan kini memasarkan produk melalui media sosial, galeri hotel, dan rest area di Jawa Tengah.

Pemilik IDEacraft Swabawa Arif Wicaksono mengatakan, usahanya lahir dari keinginannya menghadirkan produk dekorasi rumah yang unik dan bernilai jual. 

“Usaha ini dimulai dengan modal sekitar Rp300.000 dan sebuah alat untuk membuat lilin. Dari penjualan produk awal tersebut, keuntungan yang diperoleh terus diputar kembali sebagai modal usaha selama kurang lebih empat tahun,” ujar Arif.

Seiring perkembangan usaha, IDEacraft menambah berbagai lini produk, mulai dari lampu teko, teko lukis batik, toples kue, hingga botol handsoap yang menjadi salah satu produk favorit pelanggan. 

Dengan mengandalkan desain yang khas dan bernilai estetika, produk-produknya kini telah menjangkau pasar yang lebih luas di Jawa Tengah.

Upaya pengembangan usaha itu, kata Arif terus mendapat dukungan setelah IDEacraft bergabung dengan Rumah BUMN BRI. Melalui program tersebut, pelaku usaha memperoleh akses pelatihan, pendampingan, hingga peluang memperluas jaringan pemasaran.

“Sertadukungan untuk menghubungkan dengan layanan keuangan seperti BRImo, EDC, QRIS, serta akses pembiayaan KUR maupun kredit komersial,” kata Arif.

Menurutnya, pelatihan branding dan digital marketing menjadi salah satu program yang paling berdampak bagi pengembangan bisnisnya.

Selain itu, proses kurasi produk melalui BRIncubator dan partisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) turut membantu meningkatkan eksposur produk kepada calon pembeli dari berbagai daerah.

Dalam operasional sehari-hari, IDEacraft juga memanfaatkan sejumlah layanan digital BRI seperti BRImo, QRIS BRI, dan merchant BRI yang mempermudah proses transaksi serta mempercepat pencairan dana hasil penjualan.

Hingga akhir Maret 2026, BRI tercatat telah membina 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Program tersebut didukung lebih dari 18 ribu pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM.

Corporate Secretary BRI, Dhanny menilai, perjalanan IDEacraft menjadi contoh dari kreativitas dan konsistensi yang mendorong pelaku usaha kecil berkembang dan memperluas pasar.

“BRI akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang pengembangan bisnis, serta mendorong lebih banyak UMKM untuk naik kelas,” pungkas Dhanny.rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA