Demikian dikemukakan anggota Komisi IX DPR, Yahdil Abdi Harahap kepada
Rakyat Merdeka Online di Jakarta, Senin (9/9).
"Depnaker (Departemen Tenaga Kerja) harus segera mengambil langkah, berkoordinasi dengan Deperindag (Departemen Perindustrian dan Perdagangan) agar mereka melakukan stabilisasi harga kedelai," lanjut Yahdil.
Selain itu harus ada solusi lain yang efektif agar para pengrajin tempe tahu tidak kehilangan pekerjaan. Semisal, sambung Yahdil, dengan menyalurkan mereka sementara ke pekerjaan lain sambil menunggu kebijakan stabilisasi harga kedelai. Dengan begitu, mereka akan tetap memiliki pekerjaan.
Ia kuatir jika tidak segera diambi langkah antisipasi, maka usaha mikro yang terkait dengan kedelai bisa mati disamping banyak orang yang terancam kehilangan mata pencarian.
"Kondisi ekonomi mikro kita akan semakin terpuruk,' imbuhnya.[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: