Biar Tidak Guncang, Dahlan Perpanjang Jabatan Karen

Diputuskan Dalam RUPS Pertamina Sejak Lima Hari Lalu

Rabu, 06 Maret 2013, 07:58 WIB
Biar Tidak Guncang, Dahlan Perpanjang Jabatan Karen
Karen Agustiawan
rmol news logo .Karen Agustiawan akhirnya bisa bernafas lega. Sebab, jaba­tannya sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) diper­panjang. Hal itu terungkap dari pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Dahlan mengaku pihaknya su­dah memperpanjang jabatan Ka­ren sebagai orang nomor satu di perusahaan minyak pelat merah itu. Keputusan perpanja­ngan itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Karen kita perpanjang. RUPS sudah diselenggarakan sejak lima hari yang lalu. Sudah ada surat per­panjangannya,” ujar Dahlan di Jakarta, kemarin.

Bekas dirut PLN itu menjelas­kan alasan perpanjangan Karen. Menurutnya, selama ini kinerja yang bersangkutan dinilai cukup bagus. “Mungkin banyak yang tidak puas, tapi cukup bagus. Be­lum seperti Petronas, tapi laba sudah cetak rekor,” kata Dahlan.

Selain itu, Karen juga dinilai mempunyai ambisi untuk men­capai produksi migas hingga 800.000 barel setara minyak per hari. “Ini biar tidak terguncang-guncang. Supaya ada stabilitas di manajemen,” ucapnya.

Selain itu, menurut Dahlan, pe­milihan Karen sebagai dirut Per­tamina lagi karena perseroan ma­sih mempunyai pekerjaan rumah besar yang harus dicapai.

Untuk diketahui, masa jabatan Karen sebagai orang nomor satu di Pertamina berakhir 5 Maret 2013. Sebelumnya beredar juga nama-nama pengganti Karen yakni Emirsyah Satar (Dirut PT Garuda Indonesia Tbk), Hanung Budya Yuktyanta (Direktur Pe­ma­saran dan Niaga Perta­mina), Irnanda Laksanawan (bekas Komisaris Pertamina) dan Henky Triharyo Susilo (bekas Wakil Komisaris Utama Pertamina).

Presiden Federasi Serikat Pe­kerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Ugan Gandar mengatakan, dirut Pertamina idealnya berasal dari pekerja karier alias internal Per­ta­mina. Alasannya, agar tidak perlu menyesuaikan lagi dengan buda­ya dan karakter pekerja Pertamina.

Selain itu, dirut juga harus bi­sa menjaga situasi lingkungan kerja tetap kondusif dan menja­ga prog­ram kerja yang realistis dan mem­bumi dengan tidak meleceh­kan kemampuan anak bangsa sendiri.

“Yang paling utama dan paling dibutuhkan Pertamina saat ini dan ke depan adalah seorang lea­der yang kuat, berwibawa dan meng­akar serta mampu ber­ko­munikasi dengan akar rumput,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA