Pertamina akan melakukan RaÂpat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rabu (27/2). RUPS terÂsebut kabarnya membahas perÂgantian Dirut dan Komisaris Utama Pertamina.
SumÂber
Rakyat Merdeka di KeÂmenÂterian ESDM menyebutkan, Ari Soemarno santer disebut-sebut akan menduÂduki jabatan KoÂmisaris Utama BUMN miÂnyak itu menggantikan Sugiharto.
“Ada kemungkinan Pak Ari kembali ke Pertamina sebagai komisaris utama menggantikan Sugiharto,†katanya.
Namun, pejabat ESDM terseÂbut enggan menjawab ketika ditaÂnya apakah Dirut Pertamina tetap akan dijabat Karen Agustiawan atau diganti. Jawaban yang sama diberikan saat ditanya pejabat direksi Pertamina lainnya.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa belum mau berkomentar soal pengganti Karen di kursi nomor satu perusahaan minyak nasional itu. “Penggantinya beÂlum diputuskan,†ujarnya kepada
Rakyat Merdeka.
Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto mengatakan, kinerja Karen saat ini sudah cukup baik. Karena itu, pemerintah dalam hal ini pemegang saham memÂberikan kesempatan kepada yang berÂsangÂkutan melanjutkan proÂgram-programnya. Untuk perÂgantian koÂmisaris utama, Dito menyeÂrahÂkan semua keweÂnangan keÂpada pemerintah.
Saat dikonfirmasi mengenai kaÂbar tersebut, Ari Sumarno mengÂanggap itu hanya kabar angin.
Ditanya apakah rencana peÂnunÂjukan dia sebagai Komisaris Utama Pertamina terkat dengan komentar-komentarnya yang peÂdas, khususnya soal Blok MaÂhakam, Ari hanya menjawab, “Mau di mana saja aku akan tetap kritis.â€
Vice President Corporate ComÂmunication Pertamina Ali MunÂdakir mengatakan, RUPS PertaÂmina pada Rabu (27/2) hanya RUPS biasa saja. Dia juga belum mendengar ada rencana perganÂtian Komisaris Utama. “Itu hanya RUPS tahunan saja. Tidak ada pembahasan pergantian komut dan dirut,†ujarnya Ali kepada
Rakyat Merdeka, kemarin.
Untuk pergantian Dirut, kata Ali, Pertamina menyerahkan seÂpenuhnya kepada pemerintah seÂlaku pemegang saham. Namun, dia menegaskan, Karen masih mempunyai kesempatan untuk memimpin Pertamina lagi. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google