Guna mengejar target ekspor perikanan sebesar 4,2 miliar doÂlar AS atau sekitar Rp 37,8 triliun, KeÂmenterian Kelautan dan PeriÂkanan (KKP) terus akan terus mengoptimalisasi pengelolaan dan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan sebagai pintu gerbang dan seÂkaÂliÂgus sentra kegiatan usaha perikaÂnan. Langkah ini sekaligus untuk mempercepat industrilialiÂsasi perikanan.
Menteri Kelautan dan PerikaÂnan Sharif Cicip Sutardjo mengaÂtaÂkan, KKP akan melengkapi praÂsarana penunjang dalam menduÂkung kelancaran kegiatan ekoÂnomi dan bisnis berbasis kelautan dan perikanan di Pelabuhan PeriÂkanan Nusantara (PPN) PelabuÂhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat.
KKP telah menetapkan SukaÂbumi sebagai salah satu lokasi pengembangan minapolitan dan percontohan industrialisasi periÂkanan tangkap, dengan zona inti pengembangan berada di PPN Pelabuhan Ratu. Tercatat, pada 2011 nilai produksi ikan di PPN Pelabuhan Ratu mencapai Rp 212,84 miliar.
Sementara jika diÂtinjau dari sisi volume sebanyak 13.814 ton. Dari jumlah itu, seÂkitar 64,64 perÂsen (4.930) meruÂpakan komodiÂtas favorit tuna, tongkol dan cakaÂlang (TTC). KoÂmoditas TTC meÂmegang peraÂnan penting di PPN Pelabuhan Ratu dan menjadi koÂmoditas ekspor andalan. khususÂnya ke Korea, Jepang dan China.
“TTC telah berkontribusi beÂsar terhadap pengembangan inÂdusÂtriaÂlisasi di Pelabuhan Ratu, seÂhingga komoditas inilah yang kita upayakan dilakukan perceÂpatan dan pengelolaannya secara makÂsimal,†ujar Cicip saat kunÂjungan kerja ke Palabuhan Ratu, KabuÂpaten Sukabumi, Jawa BaÂrat, Kamis (22/11).
Dirjen Pengolahan dan PemaÂsaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut HutaÂgalung mengakui, target pencapaian ekspor perikaÂnan 4,2 miliar dolar AS cukup sulit diraih. “Bila ekspor perÂikaÂnan tahun ini dapat terealisasi seÂbesar 4 miliar dolar AS saja itu sudah bagus,†ujar Saut.
Pada awalnya, target ekspor perikanan nasional sebesar 3,6 miliar dolar AS. Namun, dalam perjalanan, Cicip meÂminta tarÂget ekspor perikanan itu dinaikÂkan sehingga menjadi 4,2 miliar dolar AS. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: