Kementerian Kelautan Ngebet Kembangkan Kawasan Pusat Industri Perikanan Daerah

Gara-gara Krisis, Target Ekspor Rp 37,8 Triliun Makin Sulit Dicapai

Sabtu, 24 November 2012, 08:22 WIB
Kementerian Kelautan Ngebet Kembangkan Kawasan Pusat Industri Perikanan Daerah
ilustrasi, ikan
Kecil Besar
rmol news logo Guna mengejar target ekspor perikanan sebesar 4,2 miliar do­lar AS atau sekitar Rp 37,8 triliun,  Ke­menterian Kelautan dan Peri­kanan (KKP) terus akan terus mengoptimalisasi pengelolaan dan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan sebagai pintu gerbang dan se­ka­li­gus sentra kegiatan usaha perika­nan. Langkah ini sekaligus untuk mempercepat industriliali­sasi perikanan.

Menteri Kelautan dan Perika­nan Sharif Cicip Sutardjo menga­ta­kan, KKP akan melengkapi pra­sarana penunjang dalam mendu­kung kelancaran kegiatan eko­nomi dan bisnis berbasis kelautan dan perikanan di Pelabuhan Peri­kanan Nusantara (PPN) Pelabu­han Ratu, Sukabumi Jawa Barat.

KKP telah menetapkan Suka­bumi sebagai salah satu lokasi pengembangan minapolitan dan percontohan industrialisasi peri­kanan tangkap, dengan zona inti pengembangan berada di PPN Pelabuhan Ratu. Tercatat, pada 2011 nilai produksi ikan di PPN Pelabuhan Ratu mencapai Rp 212,84 miliar.

Sementara jika di­tinjau dari sisi volume sebanyak 13.814 ton. Dari jumlah itu, se­kitar 64,64 per­sen (4.930) meru­pakan komodi­tas favorit tuna, tongkol dan caka­lang (TTC). Ko­moditas TTC me­megang pera­nan penting di PPN Pelabuhan Ratu dan menjadi ko­moditas ekspor andalan. khusus­nya ke Korea, Jepang dan China.

“TTC telah berkontribusi be­sar terhadap pengembangan in­dus­tria­lisasi di Pelabuhan Ratu, se­hingga komoditas inilah yang kita upayakan dilakukan perce­patan dan pengelolaannya secara mak­simal,” ujar Cicip saat kun­jungan kerja ke Palabuhan Ratu, Kabu­paten Sukabumi, Jawa Ba­rat, Kamis (22/11).

Dirjen Pengolahan dan Pema­saran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut Huta­galung mengakui, target pencapaian ekspor perika­nan 4,2 miliar dolar AS cukup sulit diraih. “Bila ekspor per­ika­nan tahun ini dapat terealisasi se­besar 4 miliar dolar AS saja itu sudah bagus,” ujar Saut.

Pada awalnya, target ekspor perikanan nasional sebesar 3,6 miliar dolar AS. Namun, dalam perjalanan,  Cicip me­minta tar­get ekspor perikanan itu dinaik­kan sehingga menjadi 4,2 miliar dolar AS. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA