PT Modern Putra Indonesia selaku pengelola waralaba 7 Eleven menargetkan membuka 1.000 toko di seluruh Indonesia pada 2020.
Direktur Pelaksana PT MoÂdern Putra Indonesia Lim Djwe Khian mengatakan, meski baru berumur tiga tahun, pihaknya sudah berhasil membuka 89 toko. “Jika pada 2009 jumlah tokonya baru mencapai 1 toko, tapi Rabu (7/11) kami telah meÂresmikan toko yang ke-89,†katanya dalam siaran persnya yang diterima Rakyat Merdeka.
Menurut dia, perkembangan 7 Eleven di dalam negeri berjalan secara cepat. Pasalnya, 7 Eleven yang ada di Indonesia menjadi bagian dari perkemÂbangan 7 Eleven dunia. Apabila diÂhitung jumlah tokonya di dunia, peÂrusahaan ini telah mencapai lebih dari 45 ribu toko.
Dengan perkembangan dan persiapan infrastruktur yang ada, pihaknya optimis bisa siap menjadi pemenang dalam pemÂbentukan pasar tunggal ASEAN pada 2015.
Untuk mencapai itu, pada pertengahan bulan ini induk perusahaannya, PT Modern Internasional Tbk akan melaÂkuÂkan peningkatan modal dengan diterbitkannya saham baru melalui proses right issue.
SaÂlah satu tujuannya untuk memÂperkuat cadangan modal bagi perusahaan, khususnya untuk memperluas atau memÂperkuat jejaring dari yang sudah ada saat ini.
Menurut Lim, yang membeÂdakan 7 Eleven dengan miniÂmarÂket lainnya adalah pihaknya tidak hanya menyajikan berÂbaÂgai hidangan siap saji andalan seperti Big Bite, Bento, Rice Bowl, Pizza dan Sandwich tapi juga menggelar berbagai komÂpetisi dan pertunjukan band secara live.
“Apalagi para konÂsumen 7 sevel kebanyakan kaum remaÂja dan sebagian mereka yang berÂada di usia sekolah dasar samÂpai dengan sekolah meneÂngah,†jelas Lim. [Harian Rakyat Merdeka]