Informasi tersebut diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan Instagram @sekretariat.kabinet pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dikatakan Teddy, keputusan Presiden mengirimkan Menko Polkam ke Qatar merupakan bentuk penghormatan negara kepada sosok Sheikh Hamad yang dinilai memiliki jasa besar dalam perjalanan pembangunan dan modernisasi Qatar.
"Penugasan ini merupakan pelaksanaan perintah Presiden sebagai wujud penghormatan negara kepada almarhum Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, sekaligus ungkapan simpati kepada Pemerintah dan rakyat Qatar," tulis Teddy.
Prabowo pada hari ini telah mendatangi Kedutaan Besar Qatar di Jakarta untuk mengucapkan belasungkawa dan menandatangani Book of Condolence sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Dalam pesan yang ditulisnya di buku duka cita, Presiden RI menyampaikan doa bagi almarhum dan belasungkawa atas nama bangsa Indonesia.
"Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami yang mendalam atas meninggalnya Yang Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah SWT Yang Maha Kuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tuhan," tulis Presiden.
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada Minggu, 12 Juli 2026, dalam usia 74 tahun, setelah memimpin Qatar selama hampir dua dekade sebelum estafet kepemimpinan diteruskan kepada putranya, Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
BERITA TERKAIT: