Potensi Ekonomi Laut Capai Rp 1.080 Triliun

Proyek Ekonomi Biru Kementerian Kelautan Perlu Disokong

Sabtu, 10 November 2012, 08:40 WIB
Kecil Besar

rmol news logo Gagasan pengembangan po­tensi ekonomi kelautan (Blue Economy) yang disponsori Ke­menterian Kelautan dan Perika­nan (KKP) dikritik pengamat dan aka­demisi.

    Saat ini, potensi eko­nomi laut Indonesia diperkirakan men­capai 1,2 triliun dolar AS atau se­kitar Rp 1.080 triliun per tahun. Angka ini setara dengan 10 kali budget nasional 2012.

Pakar ekonomi kelautan Prof. Sadono Sukirno meng­­atakan, data dan peran stra­tegis Indonesia se­bagai bangsa maritim dan ne­gara ke­pu­lauan. “Konsep eko­nomi biru ini bisa mengatasi ma­salah kemis­kinan dan mening­kat­kan serta mem­per­luas kesem­pa­tan kerja,” ujarnya saat menjadi pem­bicara da­lam seminar ber­ta­juk “Mem­ba­ngun Blue Eco­nomy” di Kampus Uni­versitas Tri­sakti, Jakarta kema­rin.

Hadir pula di acara ter­sebut Rektor Usakti Prof. Dr. Thoby Muthis dan bekas Menteri Kelaut­an Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri.

Thoby menambahkan, proyek ekonomi biru perlu disokong oleh lembaga pembiayaan se­per­ti ko­perasi. Langkah ini diha­rapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir. Bah­kan kam­pus diharapkan juga bisa jadi pusat penelitian yang menghasil­kan inovasi-inovasi dalam pe­ng­embangan hasil laut.  

Sementara, Sekjen KKP Gell­wynn Jusuf mengakui, pihaknya meng­adopsi konsepsi ekonomi biru untuk memaksimalkan daya dukung lingkungan dan nilai ekonomi yang berkelanjutan dari sumber daya laut bagi ketahanan pa­ngan.  [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA