Jarak waktu istirahat yang sempat ramai diperbincangkan oleh para netizen di berbagai platform media sosial tersebut dipastikan telah mengantongi persetujuan resmi dari Konfederasi Sepak Bola Asia.
Wakil Ketua OC Bidang Administrasi Piala Presiden 2026, Risha Adi Widjaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memegang surat resmi bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026 yang menyatakan bahwa AFC tidak keberatan terhadap draf jadwal, lokasi, hingga regulasi turnamen.
Risha juga menjelaskan bahwa penetapan jadwal tersebut tidak dilakukan secara mendadak, melainkan telah disosialisasikan secara intensif sebanyak tiga kali kepada seluruh klub peserta.
Guna menyiasati mepetnya masa rehat serta meminimalisasi risiko cedera pemain di lapangan, pihak panitia telah menyiapkan aturan khusus terkait fleksibilitas taktik. Setiap tim peserta diizinkan untuk melakukan hingga dua belas pergantian pemain dalam satu pertandingan.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat status Piala Presiden sebagai turnamen pramusim, yang fungsi utamanya adalah sebagai ajang pemanasan dan uji coba kedalaman skuad.
Pertandingan puncak turnamen bergengsi ini sendiri mempertemukan duel klasik antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
BERITA TERKAIT: