Tak hanya para suporter The Jak Mania, Pramono juga mengaku kecewa lantaran pertandingan tersebut batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
"Saya termasuk yang kecewa. Jadi bukan hanya Jakmania atau siapa, saya termasuk yang kecewa. Dan kemarin teman-teman juga tahu saya menerima Kapolda. Jadi intinya saya juga kecewa," ujar Pramono di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
Pemindahan lokasi pertandingan merupakan keputusan bersama semua pihak, termasuk dengan aparat keamanan. Menurutnya, alasan untuk memindahkan lokasi pertandingan tersebut sangat masuk akal demi menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif.
"Apapun yang menjadi keputusan bersama tidak dipertandingkan di Jakarta, saya sebagai Gubernur karena ada reasoning atau alasan yang menurut saya sangat-sangat masuk akal, bagaimanapun saya lebih baik menjaga Jakarta tetap adem, ayem, tentram. Itu yang lebih utama," jelas Pramono.
Sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia menegaskan keamanan dan ketertiban warga Jakarta menjadi hal utama. Meskipun juga mengaku kecewa, Pramono menyebut keputusan tersebut merupakan yang terbaik bagi Jakarta.
Laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 BRI Super League 2025-2026 dipastikan tidak digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pihak operator liga memutuskan memindahkan pertandingan tersebut ke Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu mendatang, 10 Mei 2026.
BERITA TERKAIT: