Trump mengumumkan penunjukan tersebut melalui unggahan di Truth Social pada Jumat, 9 Oktober 2026, waktu setempat. Ia memuji Zacharia sebagai sosok yang setia dan memiliki rekam jejak dukungan kuat terhadap gerakan politik Make America Great Again (MAGA).
"Saya yakin Katie akan memberikan hasil yang kuat bagi negara kita sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih berikutnya," tulis Trump. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Zacharia mampu menjalin hubungan baik dengan media, masyarakat Amerika, dan pemerintahannya.
Zacharia menyambut penunjukan itu sebagai kehormatan besar.
"Melayani Presiden Trump dan rakyat Amerika pada momen penting 250 tahun ini adalah kehormatan seumur hidup," tulisnya di platform X.
Perempuan berusia 42 tahun itu telah lama berkecimpung dalam politik Partai Republik. Ia pernah menjalani magang di Komite Nasional Partai Republik dan Kantor Urusan Politik Gedung Putih pada masa pemerintahan Presiden George W. Bush. Namanya juga kerap muncul di jaringan televisi konservatif Newsmax dan Fox News untuk menyampaikan pandangan yang mendukung Trump dan kebijakannya.
Sebelum ditunjuk, Zacharia menjabat sebagai penasihat komunikasi senior di Trump Media & Technology Group, perusahaan media milik Trump yang menaungi platform Truth Social. Ia juga sempat bekerja di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS pada Februari hingga Maret tahun ini. Dengan penunjukan tersebut, Zacharia menjadi sekretaris pers keenam Trump sepanjang dua periode kepemimpinannya.
Zacharia menggantikan Karoline Leavitt, yang meninggalkan jabatan itu pada Agustus untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya. Trump sebelumnya menyebut Leavitt sebagai salah satu ajudan yang paling dipercayainya.
Kini, Zacharia menghadapi tugas menyampaikan kebijakan dan sikap pemerintah kepada publik sekaligus mengelola hubungan dengan awak media Gedung Putih yang kerap berhadapan dengan pemerintahan Trump.
BERITA TERKAIT: