Keduanya dikeluarkan setelah mengabaikan perintah untuk meninggalkan wilayah AS.
Departemen Luar Negeri AS sebelumnya telah meminta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan delegasinya meninggalkan AS pada Senin, 28 September 2026, setelah rangkaian Sidang Umum PBB berakhir.
Namun, dua anggota delegasi diketahui masih berada di New York hingga Jumat, 2 Oktober 2026.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian mengambil tindakan untuk mengusir kedua delegasi Iran tersebut dari wilayah AS.
“Dua anggota delegasi Iran lainnya ditemukan masih berada di (New York) lama setelah Sidang Umum PBB berakhir. Mereka kini telah diusir dari AS,” ungkap sumber tersebut, dikutip dari
AFP, Minggu, 4 Oktober 2026.
Menurut laporan Axios, satu anggota delegasi Iran meninggalkan AS pada Jumat malam, sementara anggota lainnya berangkat pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2026.
Peristiwa tersebut berlangsung setelah pejabat AS dan Iran bertemu di New York di sela-sela Sidang Umum PBB. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya diplomatik kedua negara di tengah ketegangan terkait perang, program nuklir Iran, serta situasi di Selat Hormuz.
Presiden Donald Trump sebelumnya menolak proposal Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran diperkirakan dapat kembali berlangsung dalam beberapa hari mendatang.
Di sisi lain, kantor berita Iran IRNA melaporkan belum ada agenda pembicaraan langsung baru antara Teheran dan Washington.
BERITA TERKAIT: