Festival yang mempertemukan masyarakat Indonesia dan Korea Selatan itu menjadi ruang untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus membuka peluang kolaborasi Jakarta dan Seoul di bidang kebudayaan, ekonomi kreatif, dan perfilman.
Rano hadir bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea, Cecep Herawan, beserta istri, serta ribuan masyarakat Indonesia dari berbagai daerah yang tinggal dan bekerja di Korea Selatan.
Mengenakan batik lengan pendek bernuansa Betawi, Rano menyapa masyarakat Indonesia yang memadati kawasan Yeouido Hangang Park di tepi Sungai Han. Dalam kesempatan tersebut, Jakarta turut diperkenalkan melalui pertunjukan kesenian serta paparan khusus yang disampaikan langsung oleh Wagub Rano.
“Festival Indonesia bukan sekadar perayaan budaya. Ini adalah ruang perjumpaan. Melalui seni, kuliner, kreativitas, dan budaya, masyarakat Indonesia dan Korea Selatan bisa semakin saling mengenal, berbagi inspirasi, dan membangun persahabatan yang lebih kuat,” kata Rano, dikutip dari PPID DKI, Selasa 6 Oktober 2026.
Rano mengatakan, hubungan antarmasyarakat atau
people-to-people merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Korea Selatan.
“Jakarta dan Seoul memiliki banyak ruang untuk tumbuh bersama. Hubungan keduanya harus kita isi dengan kerja sama yang konkret. Mulai dari kebudayaan, industri kreatif, perfilman, pengembangan talenta muda, sampai pertukaran pengalaman dalam membangun kota yang mampu berbicara di tingkat global,” kata Rano.
BERITA TERKAIT: