Hal ini diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat meninjau lokasi kejadian, Minggu, 9 Agustus 2026. Rano mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui penyebab kebakaran.
"Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari hasil olah TKP dari kepolisian," ujar sosok yang akrab disapa Bang Doel itu.
Kebakaran yang melanda sebagian gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta berasal dari lantai 11. Saat operasi pemadaman, Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 37 unit armada dan 185 personel. Tiga di antaranya merupakan unit Bronto Skylift yang digunakan untuk mendukung proses pemadaman dari ketinggian.
Selama penanganan masih berjalan, sambung Rano, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan opsi kepada sekitar 1.000 ASN yang selama ini berkantor di Gedung Dinas Teknis.
"Gubernur sudah mengintruksikan menerapkan work from anywhere maupun dipindahkan ke kantor suku dinas lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ucap Rano.
Dipastikan Rano, layanan perpajakan tetap berjalan karena data Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital.
Sementara, ruang pengendalian lalu lintas milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta menempati lantai 16 yang terbakar, akan dilakukan pemindahan dashboard CCTV dan Command Center ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan MT Haryono.
"Selama proses pemulihan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara manual. Dishub DKI akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang yang menjadi titik prioritas dan berpotensi mengalami kepadatan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: