Manajemen Carrefour menyebut kondisi yang dihadapi perusahaan di Prancis sebagai “situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya”. Kerusuhan, pemberlakuan jam malam, serta meningkatnya biaya keamanan menambah tekanan terhadap bisnis perusahaan, terutama menjelang periode belanja penting pada kuartal IV.
Kepala Keuangan Carrefour, Matthieu Malige, memperkirakan dampak kerusuhan terhadap laba operasional berulang perusahaan mencapai 80 juta hingga 200 juta Euro. Adapun biaya langsungnya sudah mencapai puluhan juta euro, mencakup barang yang dicuri atau dihancurkan, kerusakan toko dan peralatan, serta kerugian akibat penutupan gerai.
“Biaya langsungnya mencapai puluhan juta Euro,” kata Malige, dikutip dari
France24, Rabu, 21 Oktober 2026.
Ia menambahkan, dampak kerusuhan masih akan terasa dalam beberapa pekan mendatang karena sejumlah toko harus tutup lebih awal akibat jam malam. Sekitar 50 gerai Carrefour dilaporkan terdampak langsung pada hari pertama kerusuhan.
Gangguan keamanan itu juga memperburuk kepercayaan konsumen yang sebelumnya sudah tertekan oleh kenaikan harga bahan bakar. Berkurangnya jumlah pengunjung toko menjadi tantangan tambahan bagi Carrefour ketika memasuki periode perdagangan akhir tahun. Perusahaan juga meningkatkan pengeluaran untuk keamanan dan berencana memangkas anggaran investasi di Prancis menjadi 1,6 miliar Euro dari sebelumnya 1,7 miliar Euro.
Akibat tekanan tersebut, Carrefour menurunkan proyeksi pertumbuhan laba per saham yang disesuaikan pada 2026. Jika sebelumnya perusahaan memperkirakan pertumbuhan dalam kisaran satu digit tinggi, kini proyeksinya berubah menjadi stabil hingga hanya tumbuh tipis. Arus kas bebas juga diperkirakan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Kerusuhan yang melanda sejumlah kota di Prancis pada akhir pekan 17-18 Oktober 2026 terjadi di tengah demonstrasi yang diwarnai tuntutan terkait biaya hidup dan kondisi sekolah. Dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada 20 Oktober, Kepolisian Nasional Prancis menegaskan bahwa tugas polisi adalah melindungi masyarakat dan menghentikan aksi kekerasan selama demonstrasi.
BERITA TERKAIT: