Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, skema pengamanan diterapkan secara berlapis guna memastikan penyampaian aspirasi publik berjalan aman, tertib, dan kondusif.
"Dalam pengamanan ini, personel yang bertugas dipastikan tidak membawa senjata api maupun senjata tajam. Ini bentuk komitmen Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif," tegas Reynold.
Area pengamanan kompleks DPR/MPR RI dan sekitarnya dibagi menjadi beberapa zona strategis:
- Zona 1: Kawasan Ring 1 DPR/MPR RI (sterilisasi dan siaga sejak pukul 07.00 WIB).
- Zona 2: Sekitar Kompleks DPR/MPR RI hingga Flyover Semanggi.
- Zona 3: Area Pintu Escape SPARK, TVRI, TL Hotel Mulia, dan TL Asia Afrika.
- Zona 4: Kawasan Gerbang Pancasila.
- Zona 5: Pospol Palmerah, Stasiun Palmerah, Masjid DPR, hingga Gedung LHK.
- Zona 6: Kawasan BPK RI, Lorong Warga, dan Ladokgi Atas.
Sementara itu, pelayanan pengamanan di wilayah hukum Polsek Metro Gambir dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Mirzal Maulana
Selain pengamanan massa, jajaran Ditlantas disiagakan untuk mengantisipasi kemacetan melalui rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Reynold mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di titik-titik demonstrasi.
"Untuk pengguna jalan, kami imbau menghindari titik lokasi aksi jika terjadi penumpukan kendaraan. Ikuti petunjuk petugas di lapangan dan manfaatkan jalur alternatif," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: