Berdasarkan pantauan
RMOL, ratusan Pati TNI dan Polri berseragam lengkap mulai berdatangan ke Istana.
Sejumlah pejabat tinggi TNI terlihat telah tiba, di antaranya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Saat ditanya mengenai agenda pertemuan, Suharyanto belum membeberkan materi yang akan disampaikan Presiden.
Dia mengatakan para perwira tinggi akan mendengarkan langsung arahan dari Prabowo.
"Nanti kita dengar ya, arahan bapak Presiden," kata Suharyanto.
Suharyanto juga membenarkan bahwa jajaran Polri turut dilibatkan dalam pertemuan tersebut.
"Iya ya," ujarnya.
Pemanggilan 800 Pati TNI dan Polri ini berlangsung dua hari setelah Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan TNI harus tetap menjadi tentara yang dekat dengan rakyat. Juga mengerahkan seluruh kekuatan untuk menghadapi berbagai ancaman di tengah kondisi dunia yang dinilainya penuh gejolak dan ketidakpastian.
"Seluruh kekuatan TNI dengan demikian harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Jiwamu, ragamu sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi, jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia," tegas Prabowo.
BERITA TERKAIT: