Polisi Usut Dugaan Perdagangan Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Laut Aceh

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Sabtu, 01 Januari 2022, 14:37 WIB
Polisi Usut Dugaan Perdagangan Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Laut Aceh
Pengungsi Rohingya yang sempat terombang-ambil di laut Aceh/Ist
rmol news logo Pihak kepolisian mencium adanya dugaan perdagangan manusia terhadap pengungsi etnis Rohingya.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Aceh, Kombes Winardy bahkan mengaku sudah mengamankan sejumlah identitas dan alat komunikasi yang diduga menjurus ke praktik perdagangan orang.

“Kami juga mengamankan beberapa alat komunikasi yang dimiliki oleh pengungsi Rohingya sampai masa karantina selesai," kata Kombes Winardy kepada Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (1/1).

Winardy menjelaskan, dugaan tindak perdagangan manusia itu akan terbukti setelah diperiksa alat komunikasi yang digunakan sebagian pengungsi.

“Jadi sampai saat ini Polda Aceh sudah menerima laporan dari satgas. Polres Lhoksemawe juga sudah melakukan upaya-upaya sesuai SOP bahwa pengungsi Rohingya dilakukan karantina,” ujar Winardy.

Beberapa hari lalu, sebanyak 120 orang etnis Rohingya terkatung-katung di perairan Bireuen, Aceh. Kini mereka sudah dievakuasi oleh TNI Angkatan Laut ke Pelabuhan Krueng Geukuh, Lhokseumawe. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA