Syahrial Nasution: Kepemimpinan AHY Bukan Untuk Masa Lalu, Apalagi Cerita Hantu

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Net

Perdebatan antara Partai Demokrat dengan mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie kembali memanas. Pemicunya adalah cerita Marzuki Ali di acara YouTube Akbar Faisal Uncensored.

Dia mengurai cerita, eks Ketua Umum Demokrat, SBY sempat berkata pada dirinya bahwa Megawati kecolongan dua kali pada Pilpres 2004.

Pernyataan ini membuat kubu Demokrat yang baru saja diterpa isu pengambilalihan secara ilegal kembali bereaksi.

Salah satunya Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution yang membandingkan pernyataan-pernyataan yang keluar dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyno (AHY) dan Marzuki Alie.

“Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bicara masa depan Partai Demokrat untuk Indonesia. Pak Marzuki Ali bicara Demokrat untuk dirinya,” urainya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (18/2).

Dalam hal ini, Syahrial turut menyinggung cerita Marzuki yang mengungkit andilnya dalam pendirian Partai Demokrat hingga menjadi besar dan berkuasa selama 10 tahun.

Menurut Syahrial, yang berjasa dalam membesarkan Demokrat bukan hanya Marzuki, tapi banyak pihak. Termasuk seorang artis kawakan.

“Kalau bahas sejarah, artis lawas Lenny Marlina juga berjasa besar. Karena rumahnya dipakai rapat untuk persiapan pendirian partai. Beliau siapkan teh, kopi, dan cemilan,” tuturnya.

Marzuki Alie lantas menanggapi kicauan Syahrial Nasution tersebut. Dia menegaskan bahwa selama ini tidak pernah marah jika ada internal yang memfitnahnya. Hanya saja, dia mengaku tidak bisa diam jika fitnah disampaikan di ruang publik. Khususnya saat dia ikut disebut sebagai pihak yang ingin melakukan kudeta.

“Ini menepuk air di dulang. Siapa sebenarnya yang kudeta? Menjadikan partai keluarga, itu kudeta juga,” urainya.

Marzuki menekankan bahwa dirinya selama ini tidak pernah mengganggu Partai Demokrat. Bahkan saat SBY gagal menaikkan jumlah kursi partai di DPR saat memimpin.

Atas dasar itu, dia bertanya mengenai alasan oknum DPP Partai Demokrat yang memfitnahnya ikut kudeta.

“Tuntuntan saya hanya satu, berikan sanksi, klo tidak jangan menyesal, saya akan terus bersuara, menegakkan kebenaran,” tegasnya.

Mendengar jawaban Marzuki, Syahrial menegaskan bahwa pihaknya akan meneladani sikap baik dalam menegakkan kebenaran. Dia juga menyampaikan salam hormat kepada Marzuki Alie yang secara usia lebih senior.

Di akhir komentarnya, Syahrial kembali mengatakan bahwa kepemimpinan AHY adalah untuk masa depan.

“Menegakkan kebenaran bukan monopoli milik seorang Marzuki Alie. Kepemimpinan AHY untuk masa depan. Bkn untuk masa lalu apalagi cerita hantu,” tutupnya.

Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Berhasil Lindungi Masyarakat, Bukhori Yusuf Desak Mensos Lanjutkan Bantuan Sosial Tunai
Politik

Berhasil Lindungi Masyarakat..

12 April 2021 23:56
Adhie Massardi: Libatkan Masyarakat Penting Dalam Mencari Pemimpin Negeri
Politik

Adhie Massardi: Libatkan Mas..

12 April 2021 23:12
Ramadhan Saat Pandemi, Anies Klaim Tahun Ini Lebih Terkendali
Politik

Ramadhan Saat Pandemi, Anies..

12 April 2021 22:41
Survei: 48,2 Persen Masyarakat Merasa Kondisi Finansial Memburuk
Politik

Survei: 48,2 Persen Masyarak..

12 April 2021 22:26
Kembangkan Desa Wisata Di Ngawi, Menparekraf: Bisa Jadi Penopang Prekonomian Jawa Timur
Politik

Kembangkan Desa Wisata Di Ng..

12 April 2021 22:25
Jokowi Minta Bantuan Angela Markel Dukung Pengembangan SDM Indonesia Menghadapi Era Industri 4.0
Politik

Jokowi Minta Bantuan Angela ..

12 April 2021 22:13
Sandiaga Uno: Pemerintah Pasang Badan Untuk Membuka Bioskop
Politik

Sandiaga Uno: Pemerintah Pas..

12 April 2021 22:06
Ditanya Soal Reshuffle, Jubir Maruf Amin: Wapres Sudah Diajak Rembukan Oleh Presiden
Politik

Ditanya Soal Reshuffle, Jubi..

12 April 2021 21:45