Angkamologi Enam

Angka 6/Net

SAMPAI saat naskah ini ditulis, saya belum tahu alasan angka 6 disebut sex dalam bahasa Latin yang sama tata huruf mau pun lafal namun beda makna dengan sex dalam bahasa Inggris. Atau jangan-jangan sama tetapi sengaja dikaburkan?

Kaum Pythagorawan menganalogkan angka 6 dengan perkawinan  sebab 6 merupakan perpaduan dari 2 sebagai angka genap pertama yang dianggap feminin serta 3 sebagai angka ganjil pertama yang dianggap maskulin.

Di samping meyakini 6 adalah angka ekuilibrial, sebab menyeimbangkan dua segitiga yang masing-masing terdiri dari 3 garis lurus yang membentuk 2 segitiga. Sementara Euclid mendogmakan angka 6 sebagai angka sempurna sebab terdiri tiga faktor berurutan = 1,2 dan 3 serta 6 = 1+2+3 dan 6 bisa dibagi 1 atau 2 atau 3.

Bentuk angka 6 terbalik dengan angka 9 namun keduanya tidak bisa saling membagi meski keduanya bisa dibagi 3.

Santo Augustine bersabda bahwa 6 memang tidak-bisa-tidak harus dogamtis sempurna sebab Tuhan mencipta alam semesta serta para penghuninya dalam 6 hari yang tetap bertahan sempurna meski sistem enam hari kerja sudah berubah menjadi lima hari kerja.

Di samping keren bahwa 6=1+2+3 ternyata juga tetap sama dengan 6=1X2X3 sulit tertandingi oleh angka pun di alam semesta kecuali ada yang memaksakan sistem angka serba baru khusus demi menggugurkan fakta 1+2+3 adalah sama dengan 1X2X3.

Sayang bahwa untuk sementara ini sebelum ada yang berhasil bikin bukti perlawanannya, maka 1-2-3 dan 1:2:3 masih tidak ada yang sama dengan 6. Namun 6 adalah sama dengan akar dari keseluruhan 1 pangkat 3 plus 2 pangkat 3 plus 3 pangkat 3.

Tidak percaya? Silakan hitung sendiri. Jika ternyata keliru maka jangan salahkan saya sebab saya cuma manut kesepakatan para matematikawan. Benang kusut makin ruwet sebab menurut Acta Arithmetica, ekuasi x pangkat 3 ditambah y pangkat 3 dan z pangkat 3 sama dengan 6 xyz konon bersolusi x=1, y=2 dan z=3.

Saya tidak paham kenapa bisa begitu maka tidak bertanggung-jawab atas ekuasi ajaib tersebut. Atau jangan-jangan diajaib-ajaibkan ? Namun mohon dimaafkan bahwa 1/6 : 1 = 1/2+1/3+1/6.

Jika 6 dikalikan dengan dirinya sendiri, maka angka terakhirnya adalah 6. Hanya angka 5 memiliki sifat yang sama!  142.857x2=285.714 ; 142.857x3=angka terakhir pindah menjadi angka pertama=417.285 maka 142.857X4=541.728 lalu 142.857X5=854.172 kemudian 142.857X6 =285.417.

Sayang, keajaiban sekuenza itu ternyata berakhir pada angka 6 karena mendadak 142.857X7=999.999! Sang pemerhati misteri, Iamblichus mempersilakan kita memilih 3 angka berurutan dengan syarat yang terbesar harus bisa dibagi 3 lalu menjumlahkan ketiga angka itu lalu menjumlahkan hasilnya sampai akhirnya tercapai satu digit angka saja.

Angka itu pasti adalah 6! Mari kita coba denggan 7+8+9=24 sementara 2+4=6 atau 25+26+27=15 sementara 1+5=6. Atau 97+98+99= 294 sementara 2+9+4=15 padahal 1+5=6.  Atau 331+332=333=996 sementara 9+9+6=24 ternyata 2+4=6. Atau 3700+3701+3702=11.103 lalu terbukti bahwa 1+1+1+0+3=6.

Selanjutnya 25870+25871+25872= 77613=7+7+6+1+3=24 di mana 2+4=6. Atau kita gunakan angka dengan digit makin banyak yaitu 33.333.331+33.333.332=33.333.333 =3+3+3+3+3+3+3+3 = 24=2+4=lagi-lagi 6!

Ampun deh! Bagi yang tidak percaya silakan lanjut melakukan pembuktian dengan angka sebesar mungkin demi membuktikan Iamblichus bohong. Siapa tahu berhasil.

Saya pribadi senantiasa berupaya patuh pada petunjuk Gus Dur “Gitu aja kok repot!”, memilih tidak repot maka menyerah pasrah pada kenyataan bahwa tidak semua misteri di alam semesta bisa dibuktikan dengan akal manusia apalagi saya.

Justru angkamologi sebagai bagian dari pemikiran matematika, logika, metafisika, sains dan agama membuktikan bahwa akibat manusia mustahil sempurna maka tidak ada pemikiran manusia yang sempurna kecuali dipaksakan secara dogmatis agar dianggap sempurna.

Penulis pembelajar misteri angkamologi

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Jangan Lecehkan Pinokio!
Jaya Suprana

Jangan Lecehkan Pinokio!

20 Oktober 2020 07:26
Angkamologi Tujuh
Jaya Suprana

Angkamologi Tujuh

18 Oktober 2020 16:41
Jangan Permalukan Sesama Manusia
Jaya Suprana

Jangan Permalukan Sesama Man..

17 Oktober 2020 08:59
Kelirumologi Andaikatamologi
Jaya Suprana

Kelirumologi Andaikatamologi

16 Oktober 2020 08:36
Pasang Surut Peradaban
Jaya Suprana

Pasang Surut Peradaban

15 Oktober 2020 07:20
Tekatekimologi Deret Angka
Jaya Suprana

Tekatekimologi Deret Angka

14 Oktober 2020 14:46
Kelirumologi Pencemaran Nama Baik
Jaya Suprana

Kelirumologi Pencemaran Nama..

13 Oktober 2020 08:35
Angkamologi Enam
Jaya Suprana

Angkamologi Enam

12 Oktober 2020 07:25