Ziggurat

Ziggurat/Repro

AKIBAT dipaksa mengurung diri di rumah akibat pagebluk Corona, saya memperoleh hikmah banyak waktu untuk mempelajari berbagai aspek kehidupan, termasuk apa yang disebut sebagai peradaban.

Piramida

Semula saya duga piramida cuma ada di Mesir dan Sudan. Kemudian saya tersadar bahwa piramida ternyata juga ada di Amerika Tengah  terutama Meksiko dan di Amerika Selatan, khususnys di Peru. Di pelataran Museum Louvre di Paris juga ada piramida kaca garapan sang maha-arsitek Mario Pei.

Sebenarnya di atas bukit Mugas di tengah Kota Semarang juga pernah ada tiga piramida, namun sayang sudah musnah ditelan zaman demi pembangunan infrastruktur masa kini.

Dasar bentuk candi Sukuh di lereng gunung Lawu pada hakikatnya juga piramida mirip Teotihuacan di Meksiko. Namun saya sempat tidak sadar bahwa apa yang disebut Herodotus sebagai Taman Gantung Babilonia ternyata pada hakikatnya juga merupakan jenis piramida yang disebut oleh para arkeolog sebagai Ziggurat. 

Mesopotamia

Ziggurat adalah sebuah struktur arsitektural berfungsi sebagai kuil religius berbentuk menara piramida berjenjang dengan pelataran yang lazim didirikan di beberapa kota Mesopotamia, kini mayoritas berada di wilayah Irak pada masa sekitar 2200 sampai 500 Sebelum Masehi.

Ziggurat dibangun dengan inti bangunan terbuat dari bata lumpur dengan eksterior berlapis bata bakar tanpa memiliki kamar internal dan lazimnya berdasar segi empat atau rektangular berukuran sekitar 50 sampai 2000 meter persegi.

Para arkeolog sampai masa kini menemukan sekitar 25 zigurrat yang dibangun oleh masyarakat Sumeria, Babilonia, dan Asiria. Tidak ada ziggurat yang ditemukan pada masa kini masih dalam ketinggian semula.

Lazimnya bagian atas sudah runtuh dimakan zaman akibat terpaan hujan dan angin serta sinar matahari maupun tangan jahil manusia. Jalan naik ke atas dari jenjang ke jenjang ditempuh dengan tangga tripel atau tangga spiral namun juga ditemukan yang tidak memiliki tangga.

Pelataran teras kerap digunakan sebagai tempat berkebun, maka Herodotus menyebut zigurrat yang dilihatnya sebagai Kebun Gantung Babilonia sebagai satu dari Tujuh Keajaiban Dunia versi Herodotus.

Zigurrat yang ditemukan dalam kondisi paling utuh adalah Zigurrat-Ur di Kawasan Tall Al-Muqayyar, Irak masa kini. Yang terbesar adalah Chogha Zanbil, Elam, namun kini sudah runtuh tinggal separuhnya saja.

Ziggurat tertua berada di Tepa Sialk, Kashan, Iran masa kini. Menara Babel diasosiasikan dengan ziggurat sebagai kuil pemujaan Marduk di Babilonia. 

Piramida

Menarik adalah bentuk piramida, kuil, ziggurat, candi yang dibangun oleh manusia di Mesir, Sumeria, Babilonia, Asiria, Irak, India, Jawadwipa, Meksiko, Peru dan lain-lain kawasan di planet bumi senantiasa cenderung berbentuk piramida.

Mirip bentuk gunung dengan dasar yang mengerucut ke atas melukiskan upaya umat manusia mendekatkan diri ke arah langit sebagai tempat yang dianggap di mana para dewa, mahluk luar angkasa, dan Sang Maha Pencipta berada.

Penulis adalah pembelajar peradaban.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Jangan Lecehkan Pinokio!
Jaya Suprana

Jangan Lecehkan Pinokio!

20 Oktober 2020 07:26
Angkamologi Tujuh
Jaya Suprana

Angkamologi Tujuh

18 Oktober 2020 16:41
Jangan Permalukan Sesama Manusia
Jaya Suprana

Jangan Permalukan Sesama Man..

17 Oktober 2020 08:59
Kelirumologi Andaikatamologi
Jaya Suprana

Kelirumologi Andaikatamologi

16 Oktober 2020 08:36
Pasang Surut Peradaban
Jaya Suprana

Pasang Surut Peradaban

15 Oktober 2020 07:20
Tekatekimologi Deret Angka
Jaya Suprana

Tekatekimologi Deret Angka

14 Oktober 2020 14:46
Kelirumologi Pencemaran Nama Baik
Jaya Suprana

Kelirumologi Pencemaran Nama..

13 Oktober 2020 08:35
Angkamologi Enam
Jaya Suprana

Angkamologi Enam

12 Oktober 2020 07:25