Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Polri Punya Bukti CCTV Adik Ipar Edo Kondologit Dipukuli Tahanan Lain

Potongan video kemarahan Edo Kondologit imbas meninggalnya adik iparnya/Net

Polri telah mengantongi bukti berupa CCTV adik ipar Edo Kondologit, George Karel Rumbino alias Riko (21) yang dipukuli oleh tahanan lain saat di tahan di Mapolres Sorong Kota.

“Ada CCTVnya kok, dari CCTV memang informasi dari Kabid Humas Papua Barat memang terlihat ya, pemukulan dari tahanan lainnya kepada almarhum,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/8).

Saat ini, sambung Awi, Kapolda Papua Barat telah membentuk tim yang digawangi oleh Direskrimum dan Kabid Propam Polda Papua guna menyelidiki apakah terdapat tindakan anggota yang menyalahi prosedur.

“Bapak Kapolda Papua Barat telah memerintahkan Direskrimum dan Kabid Propam untuk melakukan audit investigasi apa yang terjadi,” tandas Awi.

Sebelumnya, Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto menjelaskan, awalnya George Karel Rumbino alias Riko ditangkap atas dugaan tindak pidana kekerasan disertai dengan pemerkosaan, Riko ditangkap pada Kamis (27/8).

Pada saat itu, kata Ary, diduga terbawa pengaruh alkohol, Riko masuk ke rumah korban melalui jendela bagian belakang dan mengambil handphone. Pada saat pelaku hendak mengambil televisi, korban tiba-tiba mengetahui dan memergoki tersangka.

Antara korban dan pelaku, sambung Ary, sempat saling dorong hingga akhirnya korban terjatuh lalu dicekik oleh pelaku menggunakan tali pada bagian leher hingga tewas.

Ary mengatakan, ketika penyidik ingin melakukan pengembangan terhadap tindakan Riko, untuk mencari mencari tali yang digunakan untuk menjerat korbanya, tersangka mencoba melarikan diri namun menabrak pintu kaca sehingga mengakibatkan luka pada bagian kaki dan kepala tersangka.

Tidak sampai disitu, percobaan melarikan diri juga dilakukan saat tersangka hendak dibawa tim menggunakan mobil menuju ke Pelabuhan Halte Doom. Diperjalanan tepatnya sebelum masjid Al Jihad, tersangka yang berada di kursi belakang mobil mencoba mengambil Senpi salah satu anggota tim.

“Tim mengambil tindakan tegas terukur terhadap tersangka kemudian tersangka dibawa ke RS. Sele Be Solu untuk mendapatkan pengobatan,” urai Ary.

Usai dari RS, tersangka Riko dibawa kembali ke Mapolres Sorong Kota. Ketika ingin dilanjut pemeriksaan, Riko mengeluh pusing dan penyidikan dihentikan dan Riko dikembalikan ke dalam sel tahanan. Pada saat di dalam sel tahanan, kata Ary tersangka sempat dianiaya salah satu tahanan lain.

“Sehingga piket melakukan pengecekan CCTV ruang tahanan, dan ditemukan bahwa tahanan atas nama Cece melakukan penganiayaan berulang ulang terhadap Riko pada bagian dada dan wajah berulang ulang,” ungkap Ary.

Artikel Lainnya

Dianggap Koperatif, Bareskrim Tidak Menahan Tersangka Kebakaran Kejagung

Dianggap Koperatif, Bareskrim ..

Rabu, 28 Oktober 2020
Rusak Dan Bakar Kursi Di Depan Rumahnya, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Rusak Dan Bakar Kursi Di Depan..

Rabu, 28 Oktober 2020
Momentum Sumpah Pemuda, Kapolri Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Covid-19

Momentum Sumpah Pemuda, Kapolr..

Rabu, 28 Oktober 2020
Polisi Ingatkan Pendemo: Awas Penyusup!

Polisi Ingatkan Pendemo: Awas ..

Rabu, 28 Oktober 2020
Amankan Aksi, 12 Ribu Personel Diturunkan Jaga Istana Hingga Pasar Dan Mal

Amankan Aksi, 12 Ribu Personel..

Rabu, 28 Oktober 2020
Arus Libur Panjang Terpantau Landai, Kakorlantas: Kesadaran Masyarakat Peduli Kesehatan Tinggi

Arus Libur Panjang Terpantau L..

Rabu, 28 Oktober 2020
Kelola Anggaran Dengan Baik, Polda Kalsel Dapat Penghargaan Dirjen Perbendaharaan

Kelola Anggaran Dengan Baik, P..

Selasa, 27 Oktober 2020
Siap Amankan Arus Libur Panjang, Kakorlantas: Liburan Di Rumah Lebih Baik

Siap Amankan Arus Libur Panjan..

Selasa, 27 Oktober 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia