Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Polri Sudah Tetapkan 73 Orang Dan 2 Korporasi Sebagai Tersangka Pembakar Hutan Dan Lahan

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono/RMOL

Kepolisian Negara Republik Indonesia serius dalam rangka menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap menjadi momok. Sepanjang Januari hingga Juli 2020, Korps Bhayangkara telah menetapkan 73 orang dan dua korporasi sebagai tersangka.

“Tersangka sebanyak 75 dengan rincian 73 perorangan dan 2 korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (6/7).

Awi menjelaskan, dari Januari hingga Juli 2020 ini terdapat 68 Laporan Polisi (LP) dengan perincian 67 kasus pelaku perorangan dan 1 kasus pelaku korporasi, adapun luas lahan yang terbakar total keseluruhanya seluas 303.4375 hektare.

Awi menguraikan, terdapat satu kasus dalam proses penyelidikan, selanjutnya kasus yang telah dinaikan menjadi penyidikan sebanyak 19 kasus,
dengan perincian 12 kasus proses sidik, enam kasus Tahap I dan satu kasus sudah P.19.

Kemudian untuk penyelesaian perkara 48 kasus dengan perincian dua kasus P.21 dan 46 kasus Tahap II (tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan ke JPU).

Dalam penegakan hukum Kathutla, Awi mengatakan, jajaran Polda Riau paling banyak menerima laporan polisi dengan total 50 LP. Diikuti Polda Kalimantan Tengah sebanyak delapan LP, Polda Kalimantan Utara empat LP, Polda Jambi dua LP, Polda Bangka Belitung dua LP dan Polda Aceh satu LP.

Para tersangka, dijerat dengan Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP, Pasal 98, Pasal 99 dan Pasal 108 UU No 32/2009 tentang Lingkungan Hidup dan
Pasal 108 UU No 39/2014 tentang Perkebunan.

Awi menambahkan, bahwa selama ini Polri sudah berperan aktif dalam penanggulangan Karhutla, bekerja sama dengan TNI, BNPB, Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya.

Disamping itu penegakan hukum terkait Karhutla merupakan tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Idham Azis yang telah memperingatkan kepada seluruh Kasatwil untuk selalu menjaga, deteksi dini dan cegah dini agar tidak terjadinya Karhutla.

“Serta pada akhir Juni 2020 Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada Polri untuk melakukan antisipasi Karhutla karena sejak bulan April sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, maka Bapak Presiden memberikan arahan guna mengantisipasi Karhutla,” demikian Awi.

Artikel Lainnya

Ungkap Penyimpangan Gas Subsidi, Bareskrim Tegaskan Kawal Penuh Subsidi Pemerintah

Ungkap Penyimpangan Gas Subsid..

Sabtu, 08 Agustus 2020
Minggu Depan Polda Metro Panggil Anji Dan Hadi Pranoto Soal Klaim Obat Covid

Minggu Depan Polda Metro Pangg..

Sabtu, 08 Agustus 2020
Kabareskrim Undang KPK Gelar Perkara Penetapan Tersangka Dugaan Penghapusan Red Notice

Kabareskrim Undang KPK Gelar P..

Jumat, 07 Agustus 2020
Gilang Bungkus Akhirnya Dibekuk Oleh Tim Gabungan Di Kapuas Kalteng

Gilang Bungkus Akhirnya Dibeku..

Jumat, 07 Agustus 2020
Operasi Patuh 2020, Upaya Mendisiplinkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Operasi Patuh 2020, Upaya Mend..

Jumat, 07 Agustus 2020
Ini Gaya Baru Kapolda Sumut Dalam Memantau Kamtibmas

Ini Gaya Baru Kapolda Sumut Da..

Jumat, 07 Agustus 2020
Rekonstruksi Pembunuhan Berencana Terhadap Wanita Di Apartemen, Polisi Temukan Perbedaan Keterangan BAP

Rekonstruksi Pembunuhan Berenc..

Jumat, 07 Agustus 2020
Ternyata Sabu Yang Diamankan Polda Kalsel Bukan 200 Kg, Tapi 300 Kg

Ternyata Sabu Yang Diamankan P..

Jumat, 07 Agustus 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia